AMBON — PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Maluku dan Maluku Utara (UIW MMU) memastikan pasokan listrik tetap andal selama pelaksanaan Salat Idul Adha 1447 Hijriah. Sebanyak 37 posko siaga dengan 987 personel teknik dan 345 pegawai disiagakan di seluruh wilayah Maluku dan Maluku Utara untuk mengantisipasi gangguan.
General Manager PLN UIW MMU, Noer Soeratmoko, menyatakan komitmen perusahaan untuk menjaga keandalan pasokan agar masyarakat dapat beribadah dengan aman dan nyaman. "Hari Raya Idul Adha merupakan momen penting bagi masyarakat untuk beribadah dan berkumpul bersama keluarga. PLN berupaya memastikan pasokan listrik tetap andal sehingga masyarakat dapat menjalankan salat dengan nyaman dan khusyuk," ujar Noer dalam keterangan resmi yang diterima di Ambon.
PLN UIW MMU saat ini mengelola 168 sistem kelistrikan dengan total Daya Mampu Pasok (DMP) mencapai 458,71 MW. Beban puncak tercatat sebesar 252,40 MW, menyisakan cadangan daya hingga 206,31 MW. Kapasitas ini tersebar di 99 sistem di Provinsi Maluku dan 69 sistem di Provinsi Maluku Utara.
Sebanyak 40 lokasi prioritas siaga ditetapkan di tujuh Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3). Lokasi-lokasi itu meliputi masjid raya, lapangan tempat pelaksanaan Salat Idul Adha, hingga pusat keramaian dan fasilitas publik strategis lainnya. Beberapa di antaranya adalah Masjid Raya Al Fattah Ambon, Lapangan Merdeka Ambon, Masjid Raya Sofifi, Masjid Raya Ternate, dan Lapangan Lodar El Tual.
Untuk mendukung keandalan, PLN menyiagakan sejumlah peralatan teknis. Perusahaan menyiapkan 10 unit UPS, 30 unit UGB, 3 unit ERS, 2 unit crane, 174 unit mobil operasional, 56 unit motor operasional, dan 24 unit SPKLU. Seluruh peralatan ditempatkan di titik-titik strategis agar respons terhadap gangguan bisa dilakukan dengan cepat.
Selain pengamanan sistem, PLN juga memastikan ketersediaan energi primer untuk seluruh pembangkit selama masa siaga. Langkah ini diambil untuk menjaga kontinuitas operasional kelistrikan di kedua provinsi.
Noer menambahkan bahwa seluruh personel diminta melakukan pemantauan sistem secara intensif. "Kami terus melakukan pemantauan sistem dan menyiagakan personel di berbagai lokasi strategis agar masyarakat dapat merayakan Idul Adha dengan tenang tanpa gangguan kelistrikan," tambahnya.
PLN juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan aplikasi PLN Mobile guna mempermudah akses layanan kelistrikan dan pelaporan gangguan secara cepat selama periode siaga Hari Raya Idul Adha. Aplikasi ini dapat diunduh di ponsel pintar masing-masing.