Wagub Maluku Minta OJK Perluas Layanan Keuangan Digital ke Wilayah Terpencil, Sensus Ekonomi 2026 Disiapkan

Penulis: Saiful  •  Selasa, 19 Mei 2026 | 14:28:16 WIB
Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath menyerukan perluasan layanan keuangan digital ke wilayah terpencil di Maluku.

Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath menyebut kondisi geografis yang didominasi lautan masih menjadi hambatan sekaligus peluang besar bagi pemerataan layanan keuangan. Hal itu disampaikannya saat menghadiri serah terima jabatan Kepala OJK Provinsi Maluku di Ambon, Senin.

Mengapa layanan keuangan digital sulit menjangkau kepulauan?

Vanath menjelaskan, tantangan utama terletak pada infrastruktur dan konektivitas antar pulau. Wilayah terpencil kerap tak tersentuh layanan perbankan konvensional, apalagi sistem digital. "Tantangan geografis Maluku yang didominasi wilayah kepulauan menjadikan akses layanan keuangan digital sebagai tantangan sekaligus peluang besar," ujarnya.

Dukungan OJK untuk pemetaan UMKM di daerah 3T

Pemprov Maluku saat ini tengah mempersiapkan Sensus Ekonomi 2026. Pendataan ini bertujuan memetakan potensi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang tersebar di daerah terpencil. Wagub menekankan, dukungan OJK sangat dibutuhkan untuk mempercepat digitalisasi dan inklusi keuangan bagi para pelaku usaha di sana.

Pergantian pimpinan OJK Maluku dan target kolaborasi baru

Dalam kesempatan yang sama, Kepala OJK Maluku Andi Muhammad Yusuf resmi digantikan oleh Haramain Billady. Wagub berharap pergantian ini mampu memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, terutama dalam memperluas akses layanan keuangan hingga ke wilayah yang selama ini sulit dijangkau.

"Kami menantikan sinergi yang kuat antara OJK dan Pemerintah Provinsi Maluku untuk mendorong literasi dan inklusi keuangan serta menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi di Bumi Raja-Raja ini," kata Vanath.

Stabilitas perbankan dan tata kelola lembaga keuangan

Selain perluasan akses, Wagub juga menyoroti pentingnya penguatan struktur permodalan dan tata kelola lembaga jasa keuangan. Menurutnya, hal itu menjadi fondasi untuk meningkatkan daya saing sektor keuangan daerah. "Penguatan struktur permodalan serta penerapan tata kelola yang baik merupakan fondasi yang krusial dalam meningkatkan daya saing lembaga keuangan daerah," tegasnya.

Ia mengajak forkopimda, pemerintah kabupaten/kota, dan pimpinan lembaga jasa keuangan untuk bersama-sama memperkuat kolaborasi dengan OJK Maluku. "Sinergi yang terbangun hendaknya menjadi kekuatan bersama dalam mewujudkan ekosistem keuangan yang tangguh, inklusif, serta mampu menjangkau seluruh wilayah kepulauan," pungkasnya.

Reporter: Saiful
Sumber: ambon.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top