Pencarian

Peserta JKN di Ambon Jalani Operasi Sesar Pertama, Sebut Pelayanan RS Sumber Hidup Tanpa Biaya Tambahan

Kamis, 22 Oktober 2026 • 09:30:31 WIB
Peserta JKN di Ambon Jalani Operasi Sesar Pertama, Sebut Pelayanan RS Sumber Hidup Tanpa Biaya Tambahan
Peserta JKN di Ambon, Stefanny Hitijahubessy, menjalani operasi sesar di RS Sumber Hidup Ambon tanpa biaya tambahan.

AMBON — Rencana Stefanny Hitijahubessy melahirkan secara normal batal setelah dokter menyarankan operasi sesar karena kondisi medis pada usia kehamilan 38 minggu. Perempuan 31 tahun itu sempat cemas, bukan hanya soal tindakan operasi, tetapi juga soal prosedur JKN yang harus dilaluinya.

Kekhawatiran Stefanny justru mereda begitu ia tiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Sumber Hidup Ambon. Petugas langsung memberikan penanganan dan menjelaskan tahapan pelayanan satu per satu.

Prosedur JKN Dijelaskan Bertahap Sejak di IGD

Menurut Stefanny, tidak ada prosedur yang dipersulit selama ia menjalani perawatan sebagai peserta JKN. Ia juga tidak diminta membayar biaya di luar ketentuan.

"Dari awal masuk, petugas langsung sigap. Saya pakai JKN dan semua prosedurnya dijelaskan satu-satu. Tidak ada yang dipersulit, tidak ada diminta bayar di luar ketentuan. Saya benar-benar merasa dibantu," ujar Stefanny.

Persiapan operasi berlangsung cepat lewat koordinasi dokter spesialis kandungan, dokter anestesi, dan perawat. Sebelum tindakan, tim medis menjelaskan risiko, manfaat, serta tahapan operasi dengan bahasa yang mudah dipahami.

Dokter dan Perawat Jaga Mental Pasien Sebelum Masuk Ruang Operasi

Penjelasan itu membantu Stefanny menghadapi operasi sesar pertamanya dengan lebih tenang. Dukungan tenaga medis menjadi bagian yang paling ia ingat dari proses persalinan.

"Yang paling saya ingat adalah sikap dokter dan perawatnya. Sebelum masuk ruang operasi, mereka terus memberikan semangat. Mereka bilang saya tidak sendirian. Itu membuat mental saya lebih siap," katanya.

Setelah operasi, Stefanny dirawat inap selama tiga hari. Selama masa pemulihan, ia mendapat pemeriksaan luka operasi secara rutin, bantuan menyusui, edukasi perawatan bayi baru lahir, serta arahan kontrol setelah diperbolehkan pulang.

Fasilitas Kamar hingga Makan Tiga Kali Sehari

Stefanny menilai perawat melayani dengan ramah dan sabar. Kamar perawatan bersih, berpendingin ruangan, dan dilengkapi kamar mandi di dalam.

Makanan diberikan teratur tiga kali sehari sesuai kebutuhan ibu pascasesar. Ia mengaku tidak merasakan perbedaan perlakuan antara pasien peserta JKN dan pasien umum.

"Fasilitas ruangannya bersih, ada pendingin ruangan, kamar mandi dalam. Sebagai peserta JKN, saya tidak menyangka bagus ini. Makanannya juga teratur tiga kali sehari dan sesuai kebutuhan ibu pascaoperasi sesar. Tidak ada perbedaan perlakuan antara pasien umum dan JKN," ujarnya.

Biaya Persalinan Ditanggung Penuh, Fokus ke Pemulihan dan Bayi

Seluruh biaya persalinan dan perawatan Stefanny ditanggung melalui program JKN. Ia menyebut tidak mengeluarkan biaya tambahan selama menjalani pelayanan.

Jaminan pembiayaan itu dinilai sangat membantu, terutama karena ini persalinan pertamanya. Stefanny bisa fokus memulihkan tubuh dan merawat bayinya tanpa memikirkan biaya.

"Kalau harus bayar sendiri, pasti berat. Apalagi ini anak pertama. Tapi dengan JKN, saya bisa fokus memulihkan diri dan bonding sama anak tanpa mikir biaya. Terima kasih BPJS Kesehatan dan RS Sumber Hidup Ambon," kata Stefanny.

Ia berharap pengalamannya menjadi informasi bagi ibu hamil lain agar tidak ragu memanfaatkan layanan kesehatan dengan JKN. Stefanny juga mengingatkan peserta untuk memahami prosedur pelayanan dan aktif bertanya kepada petugas bila butuh penjelasan.

"Jangan ragu, di RS Sumber Hidup Ambon pelayanannya sama, ramah, dan profesional. Yang penting kita aktif dan ikuti prosedur. Saya buktikan sendiri bahwa JKN benar-benar membantu masyarakat," tutupnya.

Follow kabartual.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: terasmaluku.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks