AMBON — Rektor Unidar, Dr. Syawal Zakaria, menetapkan pembentukan Tim Persiapan Pemanfaatan dan Pengembangan Kampus Tulehu melalui Keputusan Rektor Nomor 121/SK/PTS.UD/X/2026 yang ditandatangani di Ambon pada 12 Oktober 2026. Penetapan keputusan itu menjadi penanda dimulainya kembali penataan kampus yang telah lama tidak beroperasi penuh.
Haris Kolengsusu dipercaya memimpin tim, didampingi Sekretaris Ir. Deny Ismail Pellu serta sejumlah anggota yang ditunjuk lewat keputusan rektor. Tim bekerja dengan pendekatan bertahap, tanpa target operasional yang dipatok dalam waktu dekat.
Fasilitas hingga Kelembagaan Jadi Fokus Awal
Menurut Haris, prioritas tim adalah memetakan seluruh kebutuhan sebelum kampus difungsikan kembali. Cakupannya tidak hanya soal bangunan, tetapi juga kesiapan akademik dan administrasi.
"Fokus utama kami adalah mempersiapkan seluruh kebutuhan agar Kampus Tulehu dapat dimanfaatkan kembali secara bertahap. Persiapan ini mencakup kondisi fasilitas, kebutuhan akademik, sumber daya manusia, serta aspek administrasi dan kelembagaan," kata Haris kepada PorosTimur.com, Senin (19/10/2026).
Pernyataan itu disampaikan di sela rapat kerja tim, beberapa hari setelah keputusan rektor ditetapkan. Haris tidak menyebut batas waktu kapan kampus mulai menerima mahasiswa lagi.
Inventarisasi Aset dan Pemeriksaan Sarana Prasarana
Tim diberi sejumlah tugas teknis, mulai dari mengidentifikasi kondisi kampus hingga menginventarisasi aset yang masih tercatat atas nama universitas. Pemeriksaan juga menyasar ketersediaan sarana dan prasarana pendukung kegiatan pendidikan.
Hasil inventarisasi akan menjadi dasar penentuan skala pemanfaatan. Jika fasilitas dinilai layak, kampus bisa dibuka bertahap; bila tidak, perbaikan harus dilakukan lebih dulu.
Kampus Tulehu Sudah Lama Tidak Dimanfaatkan Optimal
Kampus Tulehu tercatat belum dimanfaatkan secara optimal sejak 2015. Kondisi itu membuat aset universitas di Kecamatan Salahutu tidak menghasilkan kegiatan akademik rutin selama sekitar sebelas tahun.
Pengaktifan kembali kampus berpotensi memperluas jangkauan layanan pendidikan Unidar ke warga Maluku Tengah, terutama di kawasan Salahutu dan sekitarnya. Namun kepastian itu bergantung pada hasil kajian tim yang masih berjalan.
Unidar belum mengumumkan program studi apa yang akan ditempatkan di Kampus Tulehu maupun sumber pendanaan perbaikan fasilitas. Keduanya disebut masih dalam tahap pembahasan internal tim persiapan.