TUAL — Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Tual Darnawati Amir menyebut Kios Pangan Maryadat sebagai sarana perdagangan yang memungkinkan warga memperoleh kebutuhan pangan pokok dengan harga murah dan lokasi pelayanan yang tetap. Peluncuran kios tersebut dirangkaikan dengan peringatan Hari Pangan Sedunia ke-46 di Balai Kota Tual.
Kehadiran kios ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah memperluas akses masyarakat terhadap bahan pangan berkualitas dengan harga bersubsidi. Warga juga diharapkan lebih mudah memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Beda Kios Pangan Maryadat dengan Gerakan Pangan Murah
Darnawati menjelaskan, Kios Pangan Maryadat memiliki konsep berbeda dengan program Gerakan Pangan Murah yang selama ini dilaksanakan secara bergerak atau mobile ke desa-desa. Kios Pangan Maryadat menetap di Balai Kota Tual sehingga masyarakat dapat mengaksesnya secara rutin pada hari kerja.
"Kalau Kios Pangan Maryadat tetap ada di Balai Kota Tual, setiap hari kerja dari pukul 09.00 hingga 13.00 WIT," jelasnya.
Jam Layanan Setiap Hari Kerja, Pukul 09.00–13.00 WIT
Dengan pola menetap, warga Kota Tual tidak perlu menunggu jadwal operasi pasar bergerak untuk membeli bahan pokok bersubsidi. Layanan dibuka pada hari kerja dengan rentang waktu empat jam setiap harinya.
Darnawati menegaskan, kios ini berfungsi sebagai sarana perdagangan untuk mendapatkan kebutuhan pangan pokok yang murah dan tidak mobile. Skema tersebut membedakannya dari operasi pasar yang berpindah-pindah lokasi.
Harga Bersubsidi Jadi Andalan Warga Kota Tual
Bahan pangan pokok yang dijual di Kios Pangan Maryadat dipatok dengan harga bersubsidi. Kebijakan harga tersebut menyasar warga yang membutuhkan akses pangan lebih terjangkau di wilayah Kota Tual.
Pemkot Tual melalui Dinas Ketahanan Pangan menempatkan kios ini sebagai layanan tetap, bukan program musiman. Warga dapat mendatanginya berulang kali selama hari kerja berlangsung.