MALUKU — Desak Made Rita Kusuma Dewi menyumbang emas keempat bagi Indonesia pada Asian Games 2026. Atlet panjat tebing asal Bali itu menang di nomor speed putri dan mempertahankan gelar yang diraihnya di Hangzhou 2023.
Desak Made Rita Kusuma Dewi tampil sebagai yang tercepat di heat empat nomor speed putri, Rabu (30/9/2026). Ia mengalahkan Tamara Ulzhabayeva dari Kazakhstan, Hanareum Sung dari Korea Selatan, dan Jeanette Frances Koh dari Singapura.
Kemenangan tersebut melengkapi koleksi medali emas Indonesia di ajang multievent empat tahunan edisi ke-20 itu. Total empat emas yang diraih kontingen Merah Putih kini memenuhi target yang dicanangkan pemerintah.
Selain mengamankan podium tertinggi, Desak Made mencatatkan rekor Asian Games dan Asia pada nomor speed putri. Catatan waktu itu menjadi penanda kelasnya di lintasan panjat tebing, sekaligus menegaskan dominasi Indonesia di sektor speed.
Keberhasilan ini juga mempertahankan medali emas yang diraih Desak Made pada Asian Games 2023 di Hangzhou. Dua edisi beruntun, atlet Bali itu tak memberi ruang bagi pesaingnya di nomor speed putri.
Kontingen Indonesia sebelumnya mengumpulkan tiga emas dari cabang lain. Bulu tangkis menyumbang dua emas melalui beregu putra dan ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Satu emas lainnya datang dari angkat besi lewat Rahmat Erwin Abdullah di kelas 75kg. Dengan tambahan dari panjat tebing, Indonesia kini menuntaskan target empat emas yang dibebankan pemerintah.
Akun sosial media Tim Indonesia mengonfirmasi capaian tersebut. "Desak Made Rita raih emas keempat untuk Indonesia," tulis akun resmi kontingen.
Dengan target emas terpenuhi, perhatian kontingen Indonesia beralih ke sisa nomor yang masih dipertandingkan. Panjat tebing menjadi sektor yang paling diandalkan untuk menambah pundi medali.