MALUKU — Marselino Ferdinan resmi berseragam Persija Jakarta setelah meneken kontrak dua tahun, jadi kepingan terakhir Macan Kemayoran di bursa transfer Super League 2026/2027. Gelandang 22 tahun itu kembali ke kompetisi Tanah Air setelah tiga tahun mencoba peruntungan di Eropa.
Kepastian itu disampaikan Persija melalui rilis resmi klub. Marselino datang di pengujung masa pendaftaran pemain, melengkapi komposisi skuad yang tengah ditata untuk mengarungi Super League 2026/2027.
"Persija belum berhenti menata komposisi skuadnya. Di pengujung masa pendaftaran pemain, Marselino Ferdinan datang membawa energi dan cerita baru untuk Macan Kemayoran," tulis Persija dalam rilisnya.
Kehadiran Shin Tae Yong di kursi pelatih jadi faktor kuat di balik keputusan Marselino. Keduanya punya sejarah panjang bekerja sama di berbagai level Timnas Indonesia.
Kali ini, Marselino dan STY bakal bahu-membahu mengejar target juara Super League 2026/2027 yang sudah lama diidam-idamkan Persija. Duet ini bukan hal baru — keduanya sempat melewati berbagai turnamen internasional bersama skuad Garuda.
Selain bertemu STY, Marselino akan kembali satu ruang ganti dengan enam pemain Timnas Indonesia. Mereka adalah Shayne Pattynama, Jordi Amat, Rizky Ridho, Witan Sulaeman, Pratama Arhan, dan Nadeo Argawinata.
Kebersamaan itu bukan sekadar nostalgia. Marselino dan enam pemain tersebut turut andil mengantar skuad Garuda untuk kali pertama lolos ke putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Gelandang 22 tahun itu memilih pulang setelah tiga tahun mencoba peruntungan di klub-klub Eropa. Musim lalu, Marselino dipinjamkan Oxford United ke AS Trencin.
Cedera bertubi-tubi yang dialami membuat Marselino tak mampu unjuk gigi. Ia lebih banyak menghabiskan waktu sebagai penghangat cadangan di bangku pemain pengganti.
Kembali ke kompetisi domestik membuka peluang Marselino mendapatkan menit bermain reguler. Persija pun berharap kehadirannya menambah daya gedor lini tengah untuk perburuan gelar musim ini.