MALUKU — Soulart mengembangkan Station, perangkat motion tracking mandiri yang mampu memetakan gerakan seluruh tubuh pengguna untuk headset VR Steam Frame. Perangkat ini dibekali NPU sendiri sehingga proses pelacakan bisa berjalan tanpa bergantung pada PC, dengan hasil diteruskan ke SteamVR. Soulart menyebut VRChat sebagai target utama, menyasar pengguna yang ingin membawa gerakan tubuh penuh ke dalam avatar.
Station diperkenalkan Soulart melalui media sosial resmi mereka. Perangkat ini menawarkan pendekatan serupa Base Station milik Frame generasi pertama, namun dengan perbedaan mendasar: Station punya NPU sendiri yang membuatnya mampu menjalankan pelacakan secara mandiri.
Hasil pelacakan Station dapat langsung digunakan melalui SteamVR pada game yang mendukung body tracking. Soulart secara khusus menyebut VRChat sebagai salah satu target utama perangkat ini.
Steam Frame dirancang untuk menghilangkan kebutuhan perangkat eksternal saat masuk ke dunia VR lewat inside-out tracking. Namun sistem tersebut belum otomatis melacak seluruh tubuh pengguna.
Di sinilah Station masuk mengisi celah. Perangkat ini memungkinkan full body tracking tanpa perlu memasang banyak sensor tambahan di ruangan.
Soulart mengklaim satu unit Station dapat memetakan area hingga 50 meter persegi dan bekerja hingga 120Hz. Satu unit sebenarnya sudah cukup untuk memetakan gerakan, tetapi beberapa Station bisa dipasang tandem untuk meningkatkan kemampuan tracking.
Penggunaan machine learning dalam proses pelacakan disebut dapat menghasilkan sedikit tambahan latensi dan error. Ini menjadi catatan tersendiri bagi pengguna yang mengutamakan akurasi gerakan real-time.
Soulart secara eksplisit menyatakan sedang mengembangkan dukungan standalone untuk Steam Frame. Jika terealisasi, Station tidak membutuhkan komputer tambahan untuk menjalankan proses tracking bersama headset terbaru Valve tersebut.
Konsep full body tracking pun menjadi jauh lebih sederhana dibanding sistem VR lama yang mengandalkan beberapa perangkat eksternal dan komputer sebagai bagian dari keseluruhan setup.
Station belum menjadi produk konsumen yang siap jual. Soulart memperkirakan harganya di bawah US$400 per unit, tetapi angka tersebut masih sangat awal karena perangkat berada dalam tahap produksi awal.
Perusahaan juga berencana menjalankan kampanye Kickstarter. Artinya, dukungan Steam Frame yang sedang dikembangkan belum tentu menjadi fitur resmi ketika perangkat rilis kelak.
Bagi pengguna VR di Indonesia yang tertarik dengan full body tracking untuk VRChat atau aplikasi serupa, Station menawarkan alternatif yang lebih ringkas dibanding setup tracking konvensional. Namun kepastian spesifikasi final dan ketersediaan global masih menunggu hasil kampanye pendanaan yang akan datang.