iPhone 18 Pro, Pro Max, dan iPhone Duo Kantongi TKDN 40 Persen

Penulis: Sutomo  •  Jumat, 18 September 2026 | 17:17:02 WIB

MALUKUPT Apple Indonesia mencatatkan tiga model iPhone terbaru di database TKDN Kementerian Perindustrian dengan nilai 40 persen, yaitu iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, dan iPhone Duo yang menjadi iPhone layar lipat pertama Apple. Sertifikasi ini menjadi tahapan awal sebelum ketiganya dipasarkan resmi di Indonesia, meski tanggal penjualan dan harga masih menunggu pengumuman Apple. iPhone Duo dijadwalkan pre-order global 16 Oktober 2026, sementara iPhone 18 Pro dan Pro Max mulai dipesan 12 September 2026.

Pencocokan nomor model dengan database sertifikasi resmi Apple mengonfirmasi ketiga perangkat tersebut. Pencatatan TKDN merupakan salah satu tahapan yang wajib dilalui Apple sebelum memasarkan perangkat barunya secara resmi di Indonesia.

Meski sudah tercatat, ketiga model belum bisa langsung dibeli konsumen. Apple masih perlu menyelesaikan sejumlah proses sertifikasi lain sebelum penjualan resmi dapat dilakukan.

iPhone Duo, iPhone Layar Lipat Pertama Apple

Dari tiga model yang terdaftar, iPhone Duo paling menarik perhatian karena menjadi langkah perdana Apple ke segmen ponsel layar lipat. Kehadiran nomor modelnya di data TKDN menunjukkan persiapan pemasaran untuk pasar Indonesia sudah berjalan.

Perangkat ini akan tersedia dalam dua pilihan warna, yakni Star White dan Night Sky. Untuk kapasitas penyimpanan, iPhone Duo ditawarkan dalam varian 256 GB, 512 GB, 1 TB, dan 2 TB.

Jadwal peluncuran global iPhone Duo dapat menjadi gambaran waktu kehadirannya di Indonesia. Perangkat ini dijadwalkan mulai pre-order pada 16 Oktober 2026 dan tersedia mulai 23 Oktober 2026 di sejumlah negara yang memiliki Apple Store.

Jadwal Peluncuran iPhone 18 Pro dan Pro Max

iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max merupakan bagian dari lini iPhone kelas atas terbaru Apple. Secara global, kedua perangkat mulai dapat dipesan pada 12 September 2026, dengan penjualan perdana dijadwalkan 18 September 2026 di lebih dari 65 negara dan wilayah, termasuk Singapura, Malaysia, dan Vietnam.

Pola peluncuran iPhone 17 Series pada tahun sebelumnya bisa menjadi pembanding. iPhone 17 Pro dan iPhone 17 Pro Max diluncurkan global pada 10 September 2025, lalu Apple mengumumkan jadwal penjualan Indonesia kurang dari satu bulan kemudian.

Pre-order iPhone 17 Series di Indonesia dibuka 10 Oktober 2025, sedangkan penjualan perdana dimulai 17 Oktober 2025 melalui Apple Authorized Reseller. Jika pola serupa diterapkan, pre-order iPhone 18 Pro dan Pro Max di Indonesia berpeluang dibuka pada awal hingga pertengahan Oktober 2026.

Kapan Masuk Indonesia?

Untuk iPhone Duo, pola peluncuran iPhone generasi sebelumnya menunjukkan Indonesia biasanya mendapatkan perangkat beberapa waktu setelah peluncuran global. Dengan pola tersebut, iPhone Duo berpeluang masuk pasar Indonesia sekitar November 2026.

Sementara iPhone 18 Pro dan iPhone 18 Pro Max diperkirakan hadir sekitar satu bulan setelah peluncuran global, mengikuti pola generasi sebelumnya. Namun, jadwal tersebut masih berupa perkiraan dan belum menjadi pengumuman resmi Apple.

Hingga Rabu (16/9/2026), Apple belum mengumumkan jadwal penjualan maupun harga iPhone 18 Pro, iPhone 18 Pro Max, dan iPhone Duo untuk pasar Indonesia. Apple sejauh ini hanya menyampaikan iPhone Duo akan segera hadir di Indonesia.

Yang Perlu Ditunggu Konsumen

Masuknya ketiga model ke data TKDN menjadi penanda bahwa proses persiapan pemasaran di Indonesia telah berjalan. Konsumen yang berminat pada iPhone 18 Pro atau Pro Max sebaiknya memantau pengumuman resmi Apple soal pre-order dan harga pada awal Oktober 2026.

Bagi yang menunggu iPhone Duo, waktu tunggu kemungkinan lebih panjang karena perangkat ini baru mulai dijual global pada 23 Oktober 2026. Pantau kanal resmi Apple Indonesia dan Apple Authorized Reseller untuk informasi harga serta tanggal penjualan perdana.

Reporter: Sutomo
Sumber: suarakalbar.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top