MALUKU — Produsen komputer lokal Axioo resmi memperkenalkan lini laptop Axioo Hype AI G3 di Jakarta, Selasa (8/9/2026). Seri ini dirancang untuk menjawab asumsi bahwa laptop dengan kemampuan kecerdasan artifisial (AI) selalu mahal, dengan banderol yang dimulai dari angka Rp8 jutaan. Target utamanya adalah mahasiswa, lulusan baru, dan pekerja muda yang membutuhkan perangkat untuk belajar, riset, hingga alur kerja produktivitas harian.
Seri Hype AI G3 hadir dalam dua pilihan, yaitu Axioo Hype AI 3 G3 dan Axioo Hype AI 5 G3. Keduanya mengusung desain ringan dengan bobot 1,25 kilogram, menjadikannya pilihan bagi pengguna dengan mobilitas tinggi yang sering berpindah antara rumah, kampus, kantor, hingga kafe.
Kedua varian laptop ini sama-sama mengandalkan prosesor Intel Core Series 3 terbaru yang sudah dilengkapi NPU untuk akselerasi AI. Berikut rincian spesifikasi utamanya:
Kehadiran NPU pada prosesor menjadi pembeda utama seri ini. Unit pemrosesan khusus ini memungkinkan beban kerja AI diproses langsung di perangkat (on-device) tanpa harus bergantung penuh pada koneksi internet atau komputasi awan. Pengguna bisa memanfaatkannya untuk curah pendapat (brainstorming), menulis, riset, membuat presentasi, hingga merangkum dokumen secara lebih praktis.
Axioo juga menyertakan perlindungan ekstra berupa Axioo Accidental Damage Protection (ADP) Xtra selama tiga tahun. Layanan ini mencakup risiko kerusakan tidak disengaja, seperti laptop terjatuh, yang biasanya tidak ditanggung garansi standar.
Axioo membagi dua varian ini berdasarkan tingkat kebutuhan pengguna. Axioo Hype AI 3 G3 ditujukan bagi mahasiswa, fresh graduate, dan pekerja pemula (first-jobber) yang membutuhkan laptop ringan untuk belajar, riset, dan pekerjaan sehari-hari. Sementara itu, Axioo Hype AI 5 G3 menyasar profesional muda, pekerja hibrida (hybrid worker), dan pelaku usaha yang membutuhkan performa lebih untuk multitasking dan alur kerja berbasis AI yang lebih intens.
Menurut Harry K. Nugraha, Country Manager Intel Indonesia, kehadiran NPU di lini prosesor arus utama (mainstream) merupakan langkah untuk memperluas ekosistem PC AI. "Kami melihat pentingnya memperluas ekosistem PC AI agar tidak hanya tersedia bagi segmen premium atau kelas atas, melainkan dapat dimanfaatkan oleh lebih banyak pengguna," ujarnya.
Seri Axioo Hype AI G3 dibanderol mulai dari Rp8 jutaan. Angka ini menempatkan laptop AI pada posisi yang lebih terjangkau dibanding produk sejenis yang biasanya berada di kelas harga menengah ke atas.
Timmy Theopelus, Vice President of Business Development & Strategic Partnership PT Tera Data Indonusa Tbk, menegaskan bahwa inovasi tidak cukup hanya menghadirkan teknologi terbaru. "Hal yang lebih penting adalah menghadirkan teknologi yang tepat, pada waktu yang tepat, dengan nilai (value) yang tetap relevan bagi konsumen," jelasnya. Prinsip ini mereka sebut sebagai Innovative Yet Affordable.
Bagi pengguna yang selama ini menunda membeli laptop AI karena harganya yang tinggi, seri Hype AI G3 bisa menjadi pintu masuk yang masuk akal. Dengan bobot ringan, daya tahan baterai lebih dari 22 jam, dan jaminan ADP Xtra tiga tahun, laptop ini cocok untuk mahasiswa atau pekerja muda yang membutuhkan perangkat harian serba bisa tanpa menguras kantong.