AMBON — Rapat paripurna dalam rangka memperingati HUT ke-81 Provinsi Maluku menjadi panggung bagi Polri untuk menegaskan peran strategisnya di daerah. Kabid Humas Polda Maluku Kombes Pol. Rositah Umasugi yang hadir mewakili Kapolda Maluku menyatakan pihaknya siap mengawal setiap agenda pembangunan strategis di wilayah kepulauan tersebut. “Peringatan HUT ke-81 Provinsi Maluku bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun Maluku,” katanya di sela-sela acara.
Rositah menekankan bahwa pembangunan tidak akan berjalan optimal tanpa didukung situasi keamanan yang kondusif. Ia menyebut stabilitas, persatuan, dan kolaborasi adalah tiga pilar utama yang harus dijaga bersama. Menurutnya, tantangan pembangunan di Maluku yang merupakan daerah kepulauan membutuhkan sinergi yang semakin kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, DPRD, TNI-Polri, serta seluruh komponen masyarakat.
“Polri tidak dapat bekerja sendiri. Keamanan dan pembangunan adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa Polda Maluku akan terus hadir sebagai bagian dari solusi, mendukung kebijakan pembangunan pemerintah, dan mengawal setiap agenda strategis yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Situasi keamanan yang kondusif adalah modal penting bagi investasi, pembangunan dan pertumbuhan ekonomi,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Rositah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan nilai-nilai kearifan lokal sebagai perekat persatuan. “Dengan semangat Pela Gandong, mari kita jaga persaudaraan, toleransi dan persatuan sebagai kekuatan utama Maluku. Perbedaan tidak boleh menjadi penghalang, melainkan harus menjadi energi untuk bersama-sama membawa Maluku semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera,” ujarnya.
Rapat paripurna yang dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD Provinsi Maluku, Benhur G. Watubun ini dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, Forkopimda Kota Ambon, para bupati dan wali kota se-Maluku, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Maluku, ketua DPRD kabupaten/kota se-Maluku, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Kehadiran perwakilan Polda Maluku dalam agenda penting daerah tersebut menjadi wujud nyata sinergitas dan soliditas Polri bersama Pemerintah Daerah, DPRD, TNI, serta seluruh unsur Forkopimda. Kolaborasi ini dinilai krusial tidak hanya untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga untuk mendukung percepatan pembangunan di Provinsi Maluku.
Rositah menegaskan, Polda Maluku siap mendukung dan mengawal agenda-agenda pembangunan strategis melalui tiga pendekatan utama: pemeliharaan situasi kamtibmas yang kondusif, penegakan hukum yang profesional, serta penguatan komunikasi dan kemitraan dengan masyarakat. “Polda Maluku akan terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” pungkasnya.