MALUKU — Pameran otomotif terbesar di Indonesia, GIIAS 2026, akan segera digelar. Berbagai pabrikan sudah menyiapkan jajaran mobil listrik terbaru, didorong oleh insentif pajak pemerintah dan perluasan infrastruktur pengisian daya. Namun, Country Head Motor & Auto Extended Warranty PT Sompo Insurance Indonesia, Suhandi Sumantri, mengingatkan bahwa pembelian EV bukan sekadar soal teknologi atau harga kompetitif. “Pastikan Anda tidak hanya terpaku pada harga dan fitur,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima redaksi.
Baterai adalah komponen termahal pada kendaraan listrik. Suhandi menekankan pentingnya memahami cakupan garansi baterai dari ATPM—berapa tahun atau kilometer, apa saja yang ditanggung, dan apa yang dikecualikan. Tanpa garansi yang jelas, risiko penggantian baterai bisa membengkak hingga puluhan juta rupiah. Konsumen juga perlu tahu prosedur klaim jika kapasitas baterai turun drastis di luar batas wajar.
Jaringan servis dan ketersediaan suku cadang menjadi pembeda utama antara EV dan mobil konvensional. Tidak semua bengkel mampu menangani sistem kelistrikan bertegangan tinggi. Suhandi menyarankan untuk mengecek jumlah diler resmi yang sudah tersertifikasi EV di wilayah tempat tinggal. “Pastikan layanan purna jual benar-benar siap sebelum Anda membeli,” tegasnya. Mobil listrik yang harganya murah tapi sulit diperbaiki justru bisa jadi beban jangka panjang.
Risiko kerusakan akibat kecelakaan, kebakaran, atau banjir tetap mengintai EV. Sebagian polis asuransi standar mungkin tidak mencakup komponen baterai atau motor listrik secara spesifik. Suhandi menyarankan calon pembeli untuk memilih produk asuransi yang menawarkan perlindungan komprehensif, termasuk terhadap bencana alam seperti banjir—yang kerap melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Jangan lupa membaca pengecualian polis dengan saksama.
Dengan GIIAS 2026 tinggal beberapa bulan lagi, persiapan matang soal perlindungan kendaraan listrik bisa mencegah penyesalan di kemudian hari. Mulai dari garansi baterai, layanan purna jual, hingga asuransi yang tepat, semuanya saling terkait untuk memastikan EV bukan hanya kendaraan masa depan, tapi juga investasi yang aman.