MALUKU — Creative Technology kembali ke segmen speaker desktop dengan produk anyar bernama XF1. Di pasar Singapura yang sudah mulai dijual sejak 16 Juli 2026, perangkat ini dibanderol S$249 — setara sekitar Rp3,4 juta jika dikonversi kasar. Untuk pasar Indonesia, Creative belum mengumumkan tanggal masuk maupun harga resmi.
XF1 mengusung desain 2-way aktif penuh. Tenaga total 72W RMS dikelola lewat konfigurasi bi-amplified, di mana setiap driver mendapat amplifikasi dan kontrol DSP sendiri. Tujuannya menjaga keseimbangan suara saat volume dinaikkan.
Woofer 3 inci buatan Creative dirancang lewat simulasi Finite Element Analysis (FEA), teknik komputasi untuk mengoptimalkan respons sebelum produksi. Rentang frekuensi yang diklaim mencapai 55Hz hingga 40kHz — cukup lebar untuk menangkap detail vokal hingga dentuman bass di game.
Bodi tersedia dalam warna hitam atau putih. Ciri khasnya ada di dudukan gabus (cork stand) yang bisa dilepas, berfungsi mengarahkan suara ke posisi pendengar sekaligus memberi aksen visual hangat.
XF1 mengantongi sertifikasi Hi-Res Audio ganda. Pemutaran hingga 40kHz bisa lewat USB audio dan line-in analog, plus Hi-Res Audio Wireless lewat codec LDAC via Bluetooth 6.0. Ada juga jalur USB audio untuk playback hingga 24-bit/96kHz, line-in 3.5mm, dan output subwoofer khusus dengan mode otomatis.
Fitur output subwoofer ini memungkinkan pengguna memulai dari setup 2.0 sederhana lalu upgrade ke sistem 2.1 tanpa mengganti unit utama.
Pengaturan suara dilakukan lewat aplikasi Creative Nexus. Di dalamnya tersedia equalizer parametrik 10-band dan manajemen preset. Pengguna bisa beralih dari kurva netral untuk mixing, profil lebih tebal untuk film, hingga suara lebih menghentak untuk gaming.
Creative menyertakan lebih dari 120 preset EQ buatan tim audio internal, mencakup lebih dari 20 genre musik dan hampir 100 judul game. Artinya, pengguna tidak perlu repot mengatur dari nol untuk aktivitas berbeda.
Creative XF1 cocok untuk pengguna desktop yang menginginkan peningkatan signifikan dari speaker 2.0 standar tanpa pindah ke sistem hi-fi besar dan rumit. Kombinasi daya 72W, kontrol DSP per driver, dan EQ aplikatif membuatnya fleksibel untuk kerja, nonton, dan gaming.
Namun, calon pembeli di Indonesia disarankan menunggu konfirmasi distributor resmi sebelum membeli lewat jalur impor pribadi. Harga akhir plus ongkos kirim dan pajak bisa melonjak jauh dari estimasi Rp3,4 juta.