LDII Gelar Program Cinta Alam Indonesia ke-47 di Buru, Perkuat Karakter dan Kepedulian Lingkungan Pemuda Maluku

Penulis: Ragil  •  Kamis, 09 Juli 2026 | 19:10:01 WIB
Peserta Program Cinta Alam Indonesia ke-47 mengikuti pembinaan karakter dan kepedulian lingkungan di Pulau Buru.

NAMLEA — DPD LDII Kabupaten Buru resmi membuka Program Cinta Alam Indonesia (CAI) ke-47 di Pulau Buru, Maluku, sebagai agenda pembinaan generasi muda yang berlangsung secara bergilir antar kabupaten dan kota. Kegiatan ini diikuti perwakilan pemuda LDII dari berbagai daerah di Maluku.

Program CAI dirancang untuk memperkuat karakter, wawasan kebangsaan, kemandirian, serta kepedulian terhadap lingkungan. Dalam pelaksanaannya, peserta mengikuti pembinaan yang menggabungkan pendidikan keagamaan, penguatan karakter, dan aktivitas luar ruang.

Tiga Pilar Pembinaan: Akhlak, Nasionalisme, dan Lingkungan

Pembinaan dalam CAI ke-47 mencakup tiga pilar utama. Pilar pertama berfokus pada pembentukan karakter Islami melalui penanaman akhlak, pemahaman keagamaan, serta penerapan 29 karakter luhur dalam kehidupan sehari-hari.

Pilar kedua diarahkan pada penguatan wawasan kebangsaan, menanamkan semangat nasionalisme, cinta tanah air, serta pemahaman terhadap empat pilar kebangsaan. Sementara pilar ketiga menitikberatkan pada kepedulian terhadap lingkungan melalui perkemahan, aksi bersih lingkungan, dan penanaman pohon.

Apresiasi Pemda: Ruang Positif Pembentukan Karakter

Mewakili Bupati Buru, Staf Ahli Bupati Buru Efendi Latif mengapresiasi penyelenggaraan CAI ke-47. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi ruang positif dalam pembinaan karakter generasi muda sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.

“Kegiatan seperti CAI sangat positif karena tidak hanya memberikan pembinaan karakter kepada generasi muda, tetapi juga menanamkan kepedulian terhadap lingkungan dan kehidupan bermasyarakat,” kata Efendi.

Target: Membentuk Generasi Muda yang Peduli Lingkungan

Ketua DPD LDII Kabupaten Buru Gasam Fatsey menjelaskan, program ini merupakan agenda rutin tahunan yang pelaksanaannya dilakukan secara bergilir di kabupaten dan kota di Maluku. Menurutnya, kegiatan itu bertujuan membentuk generasi muda yang memiliki pemahaman agama sekaligus mampu mengambil peran nyata dalam menjaga lingkungan.

“Kami ingin generasi muda tidak hanya memiliki pemahaman agama yang baik, tetapi juga mempunyai kepedulian terhadap lingkungan. Menjaga kebersihan dan kelestarian alam harus dimulai dari lingkungan tempat tinggal masing-masing,” ujar Gasam.

Gasam menilai kepedulian terhadap lingkungan perlu ditanamkan sejak usia muda agar berkembang menjadi kebiasaan berkelanjutan. Karena itu, perkemahan, aksi bersih lingkungan, dan penanaman pohon menjadi bagian integral dari CAI.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap peserta dapat membiasakan diri menjaga lingkungan. Apa yang diperoleh selama CAI harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya saat kegiatan berlangsung,” ujarnya.

Penyelenggara menyebut program ini mendapat dukungan dari pemerintah daerah dan aparat setempat. DPD LDII Kabupaten Buru berharap melalui CAI ke-47, lahir generasi muda yang memiliki bekal keagamaan, wawasan kebangsaan, karakter kuat, serta kepedulian nyata terhadap kelestarian lingkungan.

Reporter: Ragil
Sumber: radiodms.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top