PM Belanda Dick Schoof Minta Maaf kepada Serdadu Maluku di Tengah Reuni di Ambon, Akui Luka Masa Lalu

Penulis: Yasir  •  Senin, 22 Juni 2026 | 13:28:01 WIB
PM Belanda Dick Schoof menyampaikan permintaan maaf kepada serdadu Maluku dalam reuni di Ambon.

AMBON — PM Belanda Dick Schoof menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada para serdadu Maluku (KNIL) dalam sebuah pertemuan yang digelar di Kota Ambon. Dalam sambutannya, Schoof mengakui bahwa negara Belanda telah meninggalkan luka mendalam pada para mantan prajurit dan keluarga mereka, terutama pasca kemerdekaan Indonesia. Ia menyebut kebijakan yang diambil pemerintah Belanda kala itu telah menyebabkan penderitaan yang tak terhapuskan.

"Kami menyadari bahwa negara kami telah menyebabkan luka yang dalam, dan untuk itu saya meminta maaf," ujar Schoof dalam forum tersebut, seperti dikutip dari keterangan resmi yang diterima media.

Awal Mula: Mengapa Permintaan Maaf Baru Kini Disampaikan?

Permintaan maaf ini merupakan puncak dari tekanan panjang yang datang dari komunitas Maluku di Belanda dan Indonesia. Selama puluhan tahun, para veteran KNIL dan keturunan mereka menuntut pengakuan atas perlakuan diskriminatif yang mereka terima, termasuk pemutusan hubungan sepihak dan pengabaian kesejahteraan mereka setelah pembubaran KNIL. Schoof menyebut bahwa momentum reuni di Ambon menjadi momen yang tepat untuk menyampaikan pengakuan tersebut secara langsung, bukan sekadar pernyataan diplomatik dari Den Haag.

Proses: Bagaimana Permintaan Maaf Ini Diterima?

Acara reuni yang berlangsung di Ambon dihadiri oleh puluhan veteran yang tersebar di Maluku dan beberapa wilayah Indonesia Timur. Suasana haru mewarnai pertemuan ketika Schoof menyalami satu per satu para serdadu tua yang hadir. Sebagian besar veteran menyambut baik permintaan maaf tersebut, meskipun ada juga yang menyatakan bahwa pengakuan tanpa kompensasi konkret belum cukup menyembuhkan luka masa lalu. "Kami hanya ingin diakui sebagai manusia yang telah diperlakukan tidak adil," kata seorang veteran yang enggan disebutkan namanya.

Apa Langkah Selanjutnya dari Pemerintah Belanda?

Pemerintah Belanda belum merinci bentuk tindak lanjut dari permintaan maaf ini. Namun, Schoof menyatakan bahwa pihaknya akan membuka ruang dialog dengan komunitas Maluku untuk merumuskan langkah rekonsiliasi yang lebih konkret. Langkah ini dinilai sebagai babak baru dalam hubungan historis antara Belanda dan Maluku, yang selama ini diwarnai oleh tuntutan pengakuan atas peran dan pengorbanan para serdadu KNIL.

Reporter: Yasir
Sumber: cnbcindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top