Sergio Perez Yakin Masih Jagoan F1 Usai Bangkit dari Keterpurukan di Red Bull

Penulis: Sutomo  •  Rabu, 17 Juni 2026 | 00:33:31 WIB
Sergio Perez menunjukkan peningkatan performa bersama Cadillac setelah masa sulit di Red Bull.

MALUKU — Pembalap Meksiko berusia 36 tahun itu mengakui bahwa paruh kedua musim 2024 bersama Red Bull sempat menghancurkan kepercayaan dirinya. Dalam 17 balapan terakhir, ia hanya mampu mengumpulkan 44 poin—jauh dari standar juara bertahan konstruktor.

Kepergian dari Red Bull di akhir 2024 membuat Perez sempat vakum dari dunia balap selama hampir setahun. Namun, kontrak multi-tahun dengan Cadillac yang mulai berlaku 2026 menjadi titik balik kariernya.

Bangkit dari Keraguan Diri

Meski belum sekalipun finis di atas posisi ke-14 dalam tujuh putaran awal musim ini, Perez menunjukkan peningkatan kecepatan yang konsisten. Ia bahkan tampil jauh lebih unggul dibandingkan rekan setimnya, Valtteri Bottas.

"Jelas, ketika Anda melihat enam bulan terakhir saya di Red Bull, Anda mungkin tidak akan mengira bahwa saya adalah salah satu yang terbaik," ujar Perez kepada media, termasuk RacingNews365.

Perez mengaku sempat mempertanyakan kemampuannya sendiri setelah meninggalkan tim asal Milton Keynes itu. "Itu agak melukai kepercayaan diri saya. Saya berpikir, 'Mungkin saya adalah masalahnya, dan mungkin saya tidak sebaik dulu,'" ungkapnya.

Performa di Cadillac Jadi Bukti

Namun, tiga atau empat balapan terakhir bersama Cadillac mengubah segalanya. Perez merasa kecepatan yang selama ini ia miliki tidak pernah hilang—hanya terkubur oleh situasi yang tidak mendukung di Red Bull.

"Ketika Anda memahami situasi yang saya hadapi saat itu, Anda akan menyadari bahwa saya adalah salah satu yang terbaik. Diperlukan keadaan yang tepat agar bakat Anda terlihat," tegasnya.

Bagi Perez, pengalaman ini menjadi pelajaran berharga. "Ini adalah permainan dengan diri saya sendiri sebagai pembalap, di mana Anda ingin memiliki kepercayaan diri dalam diri Anda," pungkasnya.

Dengan kepercayaan diri yang pulih, Perez kini fokus membawa Cadillac bersaing di papan tengah—target realistis untuk tim termuda di grid F1 saat ini.

Reporter: Sutomo
Sumber: ligaolahraga.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top