Polisi Buru Komplotan Curanmor Bersenpi di Duren Sawit, Satu Tembakan Dilepaskan ke Udara Saat Digagalkan Satpam

Penulis: Yasir  •  Selasa, 12 Mei 2026 | 10:34:01 WIB
Petugas keamanan indekos di Duren Sawit berusaha menggagalkan aksi pencurian sepeda motor pada Sabtu siang.

JAKARTA TIMUR — Polsek Duren Sawit masih memburu tiga orang pelaku pencurian sepeda motor yang beraksi pada Sabtu (9/5) siang di kawasan Duren Sawit. Kapolsek Duren Sawit Kompol Sutikno membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dan tengah melakukan penyelidikan intensif.

"Kami masih memburu komplotan pencurian kendaraan bermotor yang terjadi di wilayah kami. Korban sudah buat laporan polisi dan sudah ditindak lanjuti," ujar Sutikno di Jakarta, Selasa.

Rekaman CCTV dan Peran Masing-Masing Pelaku

Aksi pencurian itu viral di media sosial setelah rekaman kamera pengawas (CCTV) dari akun Instagram Durensawit.info memperlihatkan peran ketiga pelaku secara jelas. Berdasarkan rekaman, tiga orang tiba dengan satu sepeda motor secara berboncengan.

Satu pelaku masuk ke area parkir indekos untuk membobol motor korban. Sementara itu, satu pelaku lainnya berjaga di dekat pos keamanan, dan seorang lagi tetap di atas motor untuk mengawasi situasi sekitar.

Petugas Keamanan Nyaris Gagalkan Aksi, Pelaku Todongkan Pistol

Petugas keamanan indekos, Kevin Gabriel Sihombing, mengaku pertama kali melihat dua orang masuk dengan gerak-gerik mencurigakan melalui layar CCTV. Ia langsung keluar dan menegur seorang pelaku yang menunggu di dekat tiang listrik.

"Saya langsung bangun dan melihat ke arah jendela sambil bertanya, 'Ngapain Bang? Mau ngapain?'," kata Kevin.

Pelaku yang masuk ke parkiran ternyata mampu membobol motor korban dalam waktu singkat. Saat hendak membawa kabur motor, Kevin berusaha menutup portal keluar indekos. Namun, situasi berubah tegang ketika seorang pelaku mengeluarkan senjata api dan menodongkannya.

"Tiba-tiba temannya dari parkiran langsung mengambil motor dan ngebut. Pelaku lain yang memegang pistol langsung menodong saya sambil bilang, 'Diam kamu, diam kamu!'," ujar Kevin.

Karena khawatir akan keselamatannya, Kevin menarik rekannya menjauh. Setelah para pelaku melarikan diri, ia dan warga sekitar sempat melakukan pengejaran. "Saat dikejar, pelaku sempat melepaskan satu tembakan ke udara. Kayaknya waktu itu juga dikejar pengemudi ojek online," katanya.

Diduga Sudah Survei Sejak Maret

Kevin menduga komplotan ini telah melakukan survei sebelumnya. Ia mengaku sempat melihat orang dengan ciri-ciri serupa pada 1 Maret lalu, namun saat itu mereka langsung kabur setelah ditegur.

"Kalau saya lihat, sepertinya mereka sudah pernah ke sini. Waktu tanggal 1 Maret saya pernah melihat mereka masuk, tapi begitu saya keluar dan mengangkat tangan, mereka langsung kabur," ucap Kevin.

Hingga saat ini, polisi masih mengumpulkan barang bukti dan mendalami rekaman CCTV di lokasi untuk mengungkap identitas serta keberadaan komplotan pelaku.

Reporter: Yasir
Sumber: radiodms.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top