Pertamina Alihkan Titik Suplai LPG Biak ke Jayapura Demi Jamin Ketersediaan Stok

Penulis: Ragil  •  Minggu, 10 Mei 2026 | 12:49:57 WIB
Pertamina Patra Niaga mengalihkan titik suplai LPG Biak dari Surabaya ke Jayapura untuk optimalisasi distribusi.

BIAK — Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku melakukan optimalisasi rantai pasok LPG dengan memindahkan titik suplai utama bagi masyarakat di Kabupaten Biak Numfor. Langkah strategis ini dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) bersama Pemerintah Kabupaten Biak Numfor dan DPRK setempat di Swiss-Belhotel Cendrawasih Biak, Rabu (6/5).

Perubahan jalur distribusi ini mengalihkan pasokan yang sebelumnya dikirim dari Surabaya kini menjadi dari Jayapura. Keputusan ini diambil untuk memangkas jarak distribusi dan meminimalisir potensi hambatan logistik yang sering kali terdampak oleh fluktuasi kondisi global.

Mengapa Titik Suplai LPG Biak Dialihkan ke Jayapura?

Sales Area Manager (SAM) Retail Papua Pertamina Patra Niaga, Adri Angga Aditya, menjelaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menghadapi tantangan energi saat ini. Optimalisasi titik suplai merupakan upaya konkret perusahaan untuk memperpendek jalur logistik ke wilayah utara Papua.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh lini distribusi berjalan optimal agar kebutuhan energi masyarakat tidak terganggu oleh kondisi global yang sedang terjadi, salah satu upaya adalah melakukan alih suplai LPG,” ujar Adri.

Menurutnya, langkah ini dilakukan untuk meningkatkan jaminan ketersediaan stok di lapangan. Pertamina berkomitmen mengawal pendistribusian agar gas melon maupun LPG nonsubsidi benar-benar tersalurkan dengan baik hingga ke tangan konsumen di Biak.

Respons Pemkab Biak Numfor Terkait Jaminan Stok Energi

Kebijakan alih suplai ini disambut baik oleh jajaran eksekutif di daerah. Pemerintah Kabupaten Biak Numfor menilai koordinasi ini memberikan rasa aman, terutama bagi para pelaku UMKM dan rumah tangga yang sangat bergantung pada kepastian stok LPG untuk aktivitas sehari-hari.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Biak Numfor, Yubelius Usior, memberikan apresiasi atas inisiatif Pertamina yang mau duduk bersama mendiskusikan teknis distribusi secara terbuka.

“Terutama dalam memenuhi kebutuhan masyarakat, baik usaha-usaha maupun kebutuhan sehari-hari. Untuk itu dengan ketersediaan yang didiskusikan dapat memberikan dampak positif serta ke depannya kita dapat bersama-sama mengantisipasi hal-hal yang akan terjadi terkait dengan kebutuhan LPG ini,” ungkap Yubelius.

Legislatif Dorong Transparansi Informasi Distribusi LPG

Di sisi lain, pihak legislatif meminta agar pola komunikasi yang transparan antara penyedia energi dan pemerintah daerah terus dipertahankan. Anggota Komisi II DPRK Kabupaten Biak Numfor, Abdul Manan, menyebut langkah Pertamina sebagai terobosan penting dalam menjaga ketahanan energi daerah.

“Pertamina bersama Pemda perlu melakukan koordinasi strategis secara kontinu, selalu berkoordinasi memberikan informasi terkini bahkan terkait kebutuhan masyarakat dengan kondisi persoalan global. Tak lupa kami ucapkan terima kasih banyak kepada Pertamina karena sudah melakukan satu gebrakan baru di Kabupaten Biak Numfor,” tandas Abdul.

Melalui pola distribusi yang lebih efisien dari Jayapura, Pertamina Patra Niaga berharap pelayanan publik di wilayah Papua dan Maluku semakin stabil. Fokus utama tetap pada pemerataan stok guna mendukung pertumbuhan ekonomi lokal di tengah dinamika pasar energi dunia.

Reporter: Ragil
Sumber: wartamaluku.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top