Kapolres Buru Temui Warga Desa Karang Jaya, Sopi hingga CCTV Jadi Sorotan dalam Dialog Kamtibmas

Penulis: Ragil  •  Kamis, 22 Oktober 2026 | 09:31:31 WIB
Kapolres Buru berdialog bersama warga Desa Karang Jaya dalam kegiatan Kamtibmas.

NAMLEA — Pertemuan berlangsung di Desa Karang Jaya, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru, mulai pukul 13.50 hingga 15.30 WIT. Selain Kapolres Buru, hadir Kepala Desa Karang Jaya Lareli, Kasat Binmas Polres Buru AKP Bachtiar Tepo, Kapolsek Namlea IPTU Charles Langitan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, para ketua RT dan RW, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pendidikan, tokoh pemuda, anggota BPD, serta mahasiswa KKN.

Kades Karang Jaya Apresiasi Kunjungan Langsung Kapolres

Kepala Desa Karang Jaya menyampaikan rasa bangga dan terima kasih atas kunjungan Kapolres Buru yang hadir langsung bertatap muka dengan masyarakat. Lareli juga mengapresiasi peran Bhabinkamtibmas yang selama ini aktif membangun kerja sama dengan pemerintah desa dan warga dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.

Kapolres: Keamanan Bukan Tanggung Jawab Polisi Semata

Dalam arahannya, Kapolres Buru menegaskan bahwa keamanan bukan semata-mata tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat. Lewat slogan "Salam Polisi – Polisi Bersama Masyarakat," ia mengajak warga membangun komunikasi yang baik dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.

Kapolres juga meminta warga tidak ragu menyampaikan informasi apabila terdapat potensi gangguan keamanan. Peran keluarga dalam melindungi generasi muda dari bahaya narkoba menjadi salah satu penekanan dalam pertemuan itu.

Warga Soroti Sopi, CCTV, hingga Sosialisasi KUHP dan KUHAP

Dalam sesi dialog, sejumlah warga menyampaikan aspirasi dan persoalan yang dihadapi di lingkungan mereka. Permintaan sosialisasi KUHP dan KUHAP, upaya pencegahan tindak kriminal, pemanfaatan CCTV, serta keterlibatan mahasiswa KKN dalam menjaga kamtibmas muncul dalam diskusi tersebut.

Masyarakat juga menyoroti peredaran minuman keras tradisional jenis sopi yang dinilai kerap menjadi pemicu perkelahian saat kegiatan keramaian. Menanggapi hal itu, Kapolres memberikan atensi kepada Kapolsek Namlea untuk melakukan pemetaan lokasi penyulingan dan penjualan sopi serta mengambil langkah penertiban sesuai ketentuan yang berlaku.

Waspadai Judi Online dan Penipuan Media Sosial

Kapolres turut mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap perjudian online dan berbagai modus penipuan melalui media sosial. Ia sekaligus menyosialisasikan layanan Call Center Polri 110 yang dapat diakses selama 24 jam untuk melaporkan kejadian maupun meminta bantuan kepolisian.

Deteksi dini dan penyampaian informasi dari masyarakat dinilai sangat penting untuk mencegah gangguan keamanan sebelum berkembang menjadi permasalahan yang lebih besar. Warga diharapkan terus menjalin koordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan Babinsa, khususnya apabila terdapat kegiatan atau situasi yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Perkuat Kemitraan Polri, Pemerintah Desa, dan Warga

Melalui kegiatan Kumpul Bersama Masyarakat, Kapolres Buru berharap hubungan kemitraan antara Polri, pemerintah desa, TNI, tokoh masyarakat, pemuda, dan seluruh warga semakin erat. Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh keakraban, diwarnai antusiasme masyarakat dalam menyampaikan aspirasi dan mendengarkan pesan-pesan kamtibmas.

Polres Buru menyatakan komitmen menghadirkan pelayanan kepolisian yang responsif melalui pendekatan humanis dan komunikasi langsung bersama masyarakat. Pendekatan itu diarahkan untuk membangun kesadaran bersama demi situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Kabupaten Buru.

Reporter: Ragil
Sumber: mapikornews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top