OJK Maluku Sambangi Nelayan hingga Pelajar di Maluku Tenggara, Luncurkan Ekosistem Keuangan Inklusif di Tual

Penulis: Sutomo  •  Senin, 19 Oktober 2026 | 19:31:31 WIB
Kepala OJK Maluku Haramain Billady menyampaikan sasaran program Ekosistem Keuangan Inklusif bagi nelayan dan pelaku UMKM di Ohoi Labetawi, Maluku Tenggara.

TUAL — Kepala OJK Provinsi Maluku Haramain Billady menargetkan program Ekosistem Keuangan Inklusif mampu mendorong nelayan dan pelaku UMKM mengakses pembiayaan formal. Lewat akses itu, ia berharap usaha warga tumbuh dan kemandirian ekonomi kampung pesisir ikut menguat.

Peluncuran di Ohoi Labetawi dirangkai dengan aktivitas layanan keuangan langsung di lokasi. Sejumlah lembaga jasa keuangan menurunkan petugasnya untuk melayani warga yang datang.

Apa Saja Layanan Keuangan yang Dibuka di Ohoi Labetawi

Bank BRI membuka layanan Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi warga yang ingin menambah modal usaha. Bank Maluku dan Maluku Utara menyediakan Kredit Usaha Mikro (KUM) Kreatif untuk pelaku usaha kecil.

Layanan pembukaan rekening Simpanan Pelajar (SimPel) juga disiapkan, menyasar anak-anak sekolah di sekitar lokasi kegiatan. BPJS Ketenagakerjaan memfasilitasi akses perlindungan melalui program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian.

Kombinasi layanan itu membuat warga tak perlu jauh-jauh ke pusat kota untuk membuka rekening, mengajukan kredit, atau mendaftar jaminan sosial.

Nelayan dan UMKM Jadi Sasaran Utama Program

Pemilihan Ohoi Labetawi sebagai lokasi peluncuran bukan tanpa alasan. Kampung di Kecamatan Pulau Dullah Utara itu berada di kawasan pesisir dengan mayoritas warga menggantungkan hidup dari sektor perikanan dan usaha mikro.

Program EKI dirancang mendekatkan layanan keuangan formal sesuai kebutuhan dan potensi ekonomi lokal. Pendekatan ini berbeda dari sekadar sosialisasi produk keuangan di aula pertemuan.

Bagi nelayan, akses pembiayaan formal membuka peluang membeli peralatan tangkap atau menambah modal operasional melaut. Bagi pelaku UMKM, kredit mikro menjadi jalan memperbesar skala usaha.

Edukasi Keuangan Juga Menyasar Pelajar dan Mahasiswa

OJK Maluku tidak berhenti di masyarakat pesisir. Roadshow Bulan Inklusi Keuangan 2026 menyasar generasi muda di Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual.

Tiga lembaga pendidikan menjadi lokasi edukasi keuangan, yakni Sekolah Rakyat 74 Tual, MTs Negeri 1 Maluku Tenggara, dan STIA Langgur. Materi yang diberikan menyangkut pengelolaan keuangan yang bijak sejak usia sekolah.

Kolaborasi dengan pemerintah daerah, lembaga jasa keuangan, dan institusi pendidikan menjadi tulang punggung perluasan literasi keuangan di wilayah kepulauan. Jangkauan geografis Maluku yang berpulau-pulau membuat pendekatan langsung ke kampung dan sekolah lebih efektif ketimbang menunggu warga datang ke kantor.

Target Akhir: Warga Mengakses Layanan Formal dengan Tepat

OJK Maluku menargetkan peningkatan literasi dan inklusi keuangan berujung pada perubahan perilaku warga. Masyarakat diharapkan mampu mengelola keuangan secara bijak dan mengakses layanan formal dengan tepat.

Dampak lanjutannya adalah kegiatan ekonomi yang lebih produktif di tingkat kampung. Bagi Kepulauan Kei, sinergi antara pembiayaan, perlindungan sosial, dan edukasi keuangan menjadi modal memperkuat ekonomi pesisir yang selama ini menjadi tulang punggung wilayah.

Reporter: Sutomo
Sumber: koreri.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top