Erick Thohir Targetkan Timnas Indonesia Tembus 100 Besar Ranking FIFA

Penulis: Sutomo  •  Rabu, 14 Oktober 2026 | 09:35:01 WIB
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menargetkan Timnas Indonesia menembus peringkat 100 besar FIFA.

MALUKU — Ketua Umum PSSI Erick Thohir menargetkan Timnas Indonesia menembus peringkat 100 besar FIFA, setelah skuad Garuda menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 dan kini berada di posisi ke-116 dunia. Target itu jadi bagian dari peta jalan menuju Piala Dunia 2030, dengan FIFA Matchday November 2026 sebagai ajang mengumpulkan poin.

Paragraf pembuka: Erick menyampaikan target tersebut di Balai Kota Surakarta, Jawa Tengah, Senin (12/10/2026). Menurut dia, kenaikan peringkat bukan sekadar prestise, melainkan syarat statistik yang harus dipenuhi Indonesia jika ingin serius bersaing di jalur Piala Dunia 2030.

Modal Juara ASEAN Cup 2026

Posisi ke-116 dunia yang disandang Timnas Indonesia saat ini diraih setelah menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026. Erick ingin gelar itu tidak berhenti jadi trofi, tapi dipakai sebagai batu loncatan untuk mendongkrak posisi Indonesia di daftar peringkat FIFA.

Caranya, agenda FIFA Matchday dimaksimalkan dengan menghadapi lawan-lawan berperingkat lebih tinggi. Pertandingan internasional semacam itu dinilai penting untuk mengumpulkan poin sekaligus mengukur kemampuan tim di level yang lebih berat.

"Kami tentu untuk Timnas Indonesia adalah bagaimana bisa menembus ranking 100 besar FIFA," kata Erick Thohir di Balai Kota Surakarta, Jawa Tengah, Senin (12/10/2026).

"Karena dari statistik, bicara Piala Dunia ranking kita harus terus meningkat, dan coba 100 besar lebih dulu. Memaksimalkan pertandingan di FIFA Matchday, mengumpulkan poin semaksimal mungkin."

Yordania Menanti, Tapi Belum Pasti

Timnas Indonesia dijadwalkan kembali berlaga pada FIFA Matchday November 2026. Yordania, yang kini berada di peringkat ke-72 FIFA, disebut-sebut berpeluang menjadi lawan skuad Garuda.

Rencana itu mengarah pada laga tandang di Stadion Internasional Amman pada 13 November 2026. Jika terwujud, ini jadi kesempatan Indonesia menghadapi tim yang peringkatnya jauh di atas, sekaligus memanen poin lebih besar bila hasilnya positif.

Namun Erick menegaskan kepastian lokasi dan lawan masih menunggu perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah. Artinya, jadwal Amman belum final dan bisa berubah tergantung kondisi di lapangan.

Kenapa Laga Tandang Penting

Selain mengejar peningkatan peringkat, Erick menilai pertandingan tandang menjadi kebutuhan penting bagi Timnas Indonesia. Bermain di kandang lawan menguji mental dan adaptasi pemain, dua hal yang bakal sering dihadapi di kompetisi level dunia.

Bagi publik sepak bola nasional, target 100 besar ini jadi tolok ukur yang mudah dipantau. Setiap hasil di FIFA Matchday langsung berdampak ke peringkat, sehingga laga-laga November nanti bukan sekadar uji coba biasa.

PSSI belum merinci lawan selain Yordania maupun skenario cadangan bila laga di Amman batal. Yang jelas, arah kebijakan Erick sudah tergambar: kejar poin lewat lawan kuat, naik peringkat, lalu bangun fondasi menuju Piala Dunia 2030.

Reporter: Sutomo
Sumber: akurat.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top