6 Pertanyaan Pakar Aviasi soal Keanehan Insiden FlyDubai FZ1073

Penulis: Ragil  •  Senin, 05 Oktober 2026 | 14:32:31 WIB
Pesawat FlyDubai FZ1073 mendarat darurat di Tabuk, Arab Saudi.

MALUKU — Insiden pesawat FlyDubai FZ1073 yang mendarat darurat di Tabuk, Arab Saudi, menyisakan sejumlah kejanggalan teknis yang membuat pakar aviasi dunia mempertanyakan narasi resmi pemerintah Israel. Data Flightradar24 merekam pesawat Boeing 737 Max 8 itu kehilangan 14.125 kaki dalam 29 detik, dari ketinggian 30.875 kaki ke 16.750 kaki. Perbedaan antara penjelasan resmi dan data penerbangan inilah yang kini menjadi fokus diskusi komunitas penerbangan internasional.

Narasi pemerintah Israel menyebut insiden FZ1073 sebagai aksi terorisme yang dilakukan co-pilot berkebangsaan Oman terhadap pilot berkebangsaan India. Namun, sejumlah ilmuwan penerbangan menilai penjelasan tersebut belum menjawab banyak anomali teknis yang terekam dalam data penerbangan publik.

The Print India menghimpun setidaknya enam pertanyaan besar yang sampai sekarang belum terjawab tuntas. Pertanyaan-pertanyaan itu muncul dari analisis fisika penerbangan, data ADS-B, hingga rekaman kecepatan pesawat yang dinilai tidak lazim.

1. Bagaimana Pesawat Bisa Turun Menghujam Begitu Cepat?

Data Flightradar24 menunjukkan FZ1073 turun dari 30.875 kaki ke 16.750 kaki antara pukul 05.22.07 dan 05.22.36 waktu UTC. Artinya, pesawat kehilangan 14.125 kaki hanya dalam 29 detik.

Pakar penerbangan menyebut angka itu sebagai rerata turun vertikal yang luar biasa. Data rekam jejak penerbangan dinilai tidak cukup untuk memahami kejadian ini tanpa dilengkapi data kokpit, termasuk Automatic Dependent Surveillance-Broadcast (ADS-B).

2. Kenapa Pesawat Memberikan Sinyal Aneh?

FZ1073 mula-mula menstransmisikan kode 7700, yang secara internasional berarti kondisi gawat darurat umum. Kode itu kemudian berubah menjadi 7500, artinya gangguan melawan hukum atau pembajakan. Sebelum mendarat di Tabuk, kodenya berubah lagi menjadi 7700.

Data Flightradar24 menyebutkan kode tersebut dikirim saat pesawat sedang mengudara. Dengan kode itu, petugas Air Traffic Controllers (ATC) di darat tahu ada masalah, tapi tidak jelas apa yang terjadi. Perubahan kode menjadi 7500 menandakan ada sesuatu penting yang berubah di dalam kabin.

3. Pesawat yang Anjlok Turun Kenapa Naik Lagi?

Setelah anjlok turun, FZ1073 sempat kembali naik dan bergerak naik turun beberapa waktu sebelum akhirnya terbang stabil. Pertanyaan pakar: siapa yang mengendalikan pesawat saat itu?

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyoroti aksi penumpang bernama Yaniv Hayoun, seorang tukang pipa yang mengaku bisa mengendalikan pesawat berkat rajin menonton serial Air Crash Investigation. Pakar meragukan klaim ini karena penumpang tanpa latihan penerbangan dinilai tidak punya pengetahuan yang dibutuhkan untuk mengendalikan pesawat dalam kondisi gawat darurat.

Laporan menyebutkan pilot off-duty di FlyDubai mengambil alih kendali dari sang tukang ledeng.

4. Kenapa Ekor Pesawat Rusak?

Media penerbangan The Aviationist menyoroti kerusakan pada rudder, bagian sirip vertikal di ekor pesawat. Jika bagian ini rusak, kemampuan pesawat untuk berbelok akan terganggu.

Kemampuan berbelok tidak hilang seutuhnya karena masih ada sirip di sayap kanan dan kiri. Namun, pesawat menjadi lebih sulit dikendalikan untuk berbelok. Pakar aviasi mempertanyakan penyebab kerusakan ekor, dengan dugaan awal akibat penurunan ekstrem. Jawaban pastinya baru bisa dipastikan lewat investigasi resmi.

5. Kenapa Pesawat Turun Malah Makin Ngebut?

Data penerbangan menunjukkan saat menukik turun, kecepatan FZ1073 naik dari 411 knot menjadi 600 knot. Pertanyaan ini muncul dalam forum Jetcareers.

Apakah pesawat boleh terbang sekencang itu dalam kondisi turun tajam, jawabannya tidak sederhana. Pakar menilai perlu melihat rekaman parameter penerbangan untuk menilai apakah turun drastis sambil ngebut merupakan tindakan wajar atau tidak.

6. Bagaimana Cara Pesawat Selamat?

Ini pertanyaan dari mayoritas pakar aviasi dan insinyur pesawat: bagaimana pesawatnya bisa selamat? Kerusakan ekor pesawat jadi omongan para pegiat aviasi di forum Reddit r/aviation. Mereka bertanya bagaimana Boeing 737 Max 8 tetap terkendali saat turun dengan kasar.

Pesawat modern punya berlapis kontrol untuk keamanan jika ada satu bagian yang rusak. Kesimpulan sementara, kerusakan yang terjadi masih dalam kondisi yang membuat pesawat tetap bisa mendarat.

Dari enam pertanyaan itu, komunitas penerbangan berharap penyidik bisa mengungkap lebih lengkap data penerbangan seperti posisi kontrol penerbangan, masalah stabiliser dan rudder, kecepatan terbang, sudut turun, peran pilot, hingga kondisi mesin. Rekaman suara di kokpit pun diharapkan bisa dibuka ke publik.

Reporter: Ragil
Sumber: inet.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top