Pertamina Puncaki Fortune Indonesia 100 2026, Pendapatan Rp 1.189 T

Penulis: Saiful  •  Minggu, 20 September 2026 | 09:33:31 WIB

MALUKUPT Pertamina (Persero) menempati peringkat teratas Fortune Indonesia 100 2026 dengan pendapatan Rp 1.189,74 triliun dan laba bersih Rp 56,23 triliun. Posisi puncak ini diraih berdasarkan kinerja tahun fiskal 2025 di tengah ketidakpastian ekonomi global. Capaian tersebut sekaligus menegaskan peran Pertamina sebagai penopang utama ketahanan energi nasional.

Pemeringkatan ini disusun berdasarkan kinerja keuangan yang dikonversi ke rupiah menggunakan kurs rata-rata tahun fiskal 2025 sebesar Rp 16.785 per dolar AS. Angka tersebut menjadi acuan objektif bagi Fortune Indonesia dalam menilai skala bisnis dan kontribusi perusahaan terhadap perekonomian nasional.

Ketahanan Kinerja di Tengah Tekanan Global

Pertamina menjaga kinerja operasional dan keuangan tetap sehat meski kondisi eksternal terus berubah. Perusahaan pelat merah itu juga menjalankan mandat strategis memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat dan perekonomian nasional.

VP Corporate Communication Pertamina Muhammad Baron menyebut pengakuan ini sebagai apresiasi atas kontribusi seluruh insan perusahaan.

"Penghargaan ini menjadi apresiasi atas kerja keras seluruh insan Pertamina dalam menjaga kinerja perusahaan. Di tengah dinamika dan ketidakpastian global, Pertamina terus menjaga kinerja operasional dan keuangan secara sehat, sekaligus menjalankan peran strategis dalam mendukung ketahanan energi nasional," ujar Baron dalam keterangan tertulis, Minggu (20/9/2026).

Menurut Baron, pencapaian tersebut mendorong perusahaan memperkuat fundamental bisnis lewat peningkatan efisiensi, produktivitas, dan optimalisasi seluruh lini usaha.

"Capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat efisiensi, dan memastikan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan," katanya.

Portofolio Hulu hingga Energi Terbarukan

Sebagai perusahaan energi terintegrasi, Pertamina mengembangkan portofolio bisnis dari hulu hingga hilir, termasuk energi baru dan terbarukan. Penguatan kinerja bisnis berjalan seiring upaya menciptakan nilai ekonomi, sosial, dan lingkungan secara berkelanjutan.

"Pengakuan dalam Fortune Indonesia 100 2026 menjadi salah satu refleksi atas perjalanan Pertamina dalam menjaga kinerja bisnis sekaligus memperkuat kontribusinya bagi Indonesia," ungkap Baron.

Gambaran Kinerja Perusahaan Besar Indonesia

Chief Operating Officer sekaligus Co-Founder IDN Media William Utomo menilai Fortune Indonesia 100 memberi gambaran perusahaan-perusahaan dengan kontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia. Penilaian dilakukan secara objektif berdasarkan data dan capaian bisnis yang terpublikasi.

"Selamat atas pencapaian luar biasa ini kepada perusahaan, tim kepemimpinan, dan seluruh orang di dalam organisasi yang telah berkontribusi mewujudkan pencapaian tersebut," tutur William.

Penghargaan diberikan dalam Fortune Indonesia 100 Gala 2026 di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Kamis (17/9/2026). Dari 100 perusahaan yang masuk daftar edisi 2026, sebanyak 66 persen membukukan pertumbuhan pendapatan, sementara hanya 49 perusahaan yang mampu menaikkan laba bersih.

Posisi puncak Pertamina menegaskan dominasinya di sektor energi nasional, sekaligus menjadi tolok ukur bagi perusahaan besar lain di tengah tekanan ekonomi global yang belum surut.

Reporter: Saiful
Sumber: finance.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top