MALUKU — Apresiasi khusus diberikan kepada Tingning Sukowignjo selaku direktur perusahaan yang dinilai memiliki peran krusial dalam transformasi praktik perkebunan yang bertanggung jawab, efisien, dan berkelanjutan. Penghargaan ini sekaligus mengukuhkan posisi Astra Agro dalam penerapan pengelolaan lingkungan yang terukur di tengah tekanan global terhadap industri sawit untuk memenuhi standar keberlanjutan.
Komitmen lingkungan perusahaan tidak sekadar wacana. Pada 2025, Astra Agro berhasil mereduksi emisi gas rumah kaca (GRK) Cakupan 1 dan 2 sebesar 35,69%. Capaian ini sudah melampaui target pengurangan emisi sebesar 30% yang ditetapkan untuk tahun 2030 dengan baseline tahun 2019.
Perusahaan juga mencatatkan bauran energi terbarukan yang digunakan mencapai 92,30%. Angka tersebut mendekati target perusahaan sebesar 93,40% pada 2030.
Langkah efisiensi energi ditempuh melalui berbagai inisiatif, di antaranya:
Di tengah tuntutan regulasi deforestasi Uni Eropa (EUDR), ketelusuran rantai pasok menjadi isu krusial bagi eksportir sawit Indonesia. Astra Agro merespons dengan memastikan 100% pemasok CPO terlacak hingga level pabrik. Data traceability tersebut dipublikasikan secara berkala setiap kuartal, dan informasi pemasok dapat diakses publik melalui situs resmi perusahaan.
Langkah ini menjadi nilai jual penting bagi Astra Agro di pasar internasional, di mana pembeli semakin menuntut kepastian bahwa produk sawit yang mereka gunakan tidak terkait dengan deforestasi atau pelanggaran sosial.
Keberlanjutan bagi Astra Agro tidak berhenti pada aspek lingkungan. Perusahaan mengintegrasikan pemberdayaan masyarakat ke dalam strategi bisnis jangka panjang melalui empat pilar program CSR: Astra Kreatif (ekonomi), Astra Sehat (kesehatan), Astra Cerdas (pendidikan), dan Astra Hijau (lingkungan).
Sepanjang 2025, program ini menjangkau wilayah yang luas, mencakup 256 desa, 51 kecamatan, 20 kabupaten, dan 8 provinsi. Melalui pilar Astra Kreatif, perusahaan membina 230 kelompok usaha produktif dengan total 2.081 penerima manfaat.
Di sektor kesehatan, Astra Sehat menjangkau 335 posyandu yang melayani ribuan kader, balita, ibu hamil, dan lansia. Sementara pilar pendidikan dan lingkungan juga berjalan beriringan—Astra Cerdas mendukung ratusan sekolah, guru, dan siswa melalui insentif dan beasiswa, sedangkan Astra Hijau membina kader lingkungan dan merealisasikan penanaman 25.121 pohon untuk menjaga kelestarian ekosistem di sekitar area operasional.