MALUKU — Pameran The 8th Indonesia Autovaganza 2026 yang berlangsung 29–30 Agustus di QBig Mall BSD City, Tangerang, jadi ajang Honda memamerkan line-up andalannya. Ada BR-V N7X yang dipasarkan mulai Rp302,1 juta dan HR-V Hybrid dengan harga awal Rp388,6 juta. Tapi yang paling banyak menyedot perhatian pengunjung adalah StepWGN e:HEV — MPV hybrid premium yang harganya paling tinggi di antara ketiganya.
Kesan pertama yang langsung terasa adalah proporsi bodinya. Desain boxy membuat kabinnya lapang, tapi dimensinya tetap mudah ditebak saat diparkir. Ini bukan MPV yang dibuat untuk tampil sporty — ia fokus pada fungsi dan ruang, persis seperti kebutuhan keluarga urban yang mengutamakan kepraktisan.
StepWGN menggunakan teknologi e:HEV yang menggabungkan mesin bensin 2.0 liter Atkinson cycle dengan dua motor listrik. Mesin bensinnya menyumbang tenaga maksimal 145 PS, sementara motor listrik utamanya menghasilkan hingga 184 PS. Kombinasi ini membuat karakter berkendaranya berbeda dari MPV konvensional — respons awal dari motor listrik terasa langsung tanpa menunggu putaran mesin naik.
Perlu dicatat, ini baru kesan awal dari kondisi statis. Soal konsumsi bahan bakar real-world dan kehalusan transisi antara mode listrik dan bensin, kami belum bisa menilai lebih dalam tanpa pengujian jalan yang lebih panjang. Klaim efisiensi dari pabrikan perlu diverifikasi sendiri.
Fitur yang paling menarik di badan belakang adalah Waku Waku Gate. Sistem pintu bagasi dengan dua cara pembukaan ini dirancang untuk mempermudah akses — bagian atas terbuka layaknya pintu bagasi biasa, sementara bagian bawah bisa dibuka ke samping. Saat Anda membawa barang bawaan atau butuh akses cepat ke baris ketiga, pintu model ini terasa lebih efisien dibandingkan hatchback konvensional yang hanya bisa dibuka ke atas.
Menurut kami, ini bukan gimmick. Ini jawaban langsung atas masalah nyata yang sering dialami pemilik MPV: membuka bagasi di lahan parkir sempit. Sayangnya, fitur ini belum banyak dilirik kompetitor di kelas harga yang sama.
Masuk ke dalam, kabin tiga baris dengan konfigurasi tujuh penumpang ini terasa luas. Baris kedua menggunakan captain seat yang dilengkapi ottoman, memungkinkan penumpang meregangkan kaki selama perjalanan jauh. Ruang gerak untuk mengakses baris ketiga juga terbilang fleksibel — tidak perlu ritual yang rumit untuk masuk ke belakang.
Material dan build quality kabinnya solid, sesuai kelas harga Rp637,8 juta. Tapi yang perlu diperhatikan: fitur keselamatan Honda SENSING sudah jadi perlengkapan standar. Ini mencakup Collision Mitigation Braking System (CMBS), Adaptive Cruise Control, dan Lane Keeping Assist System — kelengkapan yang penting bagi pembeli yang menggunakan mobil untuk antar-jemput keluarga.
Harga Rp637,8 juta menempatkan StepWGN e:HEV di segmen MPV premium yang kompetitif. Posisinya jauh di atas BR-V dan HR-V Hybrid, jadi pembeli harus yakin bahwa nilai yang ditawarkan sesuai dengan kebutuhan mereka.
Beberapa catatan yang perlu diverifikasi lebih lanjut:
Kabar baiknya, calon konsumen tidak harus membeli kucing dalam karung. Area test drive di Autovaganza menyediakan Honda Brio, HR-V, BR-V, dan StepWGN. Ini kesempatan untuk merasakan langsung karakter berkendara e:HEV sebelum memutuskan mengeluarkan uang puluhan juta rupiah. Honda juga menyiapkan program promosi khusus selama pameran, jadi sempatkan mampir ke booth-nya sebelum acara berakhir.
Dengan kombinasi desain boxy yang fungsional, teknologi hybrid yang efisien, dan fitur keluarga yang matang, StepWGN e:HEV jelas menawarkan pesona yang kuat di kelas MPV premium. Tapi dengan harga yang tidak murah, pastikan Anda sudah melakukan uji kendara langsung dan membandingkannya dengan kebutuhan harian Anda.