Disdikbud Maluku Perkuat Peran SLB lewat FLS3N untuk Jaring Talenta Seni Siswa Berkebutuhan Khusus

Penulis: Fajar  •  Senin, 31 Agustus 2026 | 23:17:32 WIB
Peserta FLS3N tingkat provinsi Maluku mengikuti lomba seni di Ambon, Senin (10/2).

Disdikbud Maluku menggelar Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat provinsi bagi siswa berkebutuhan khusus di Ambon, Senin. Peserta dari jenjang SDLB, SMPLB, dan SMALB berkompetisi untuk menjaring talenta seni sebelum dikirim ke tingkat nasional. Kepala Disdikbud Maluku Sarlota Singerin menyebut ajang ini wahana aktualisasi sekaligus pembinaan prestasi berkelanjutan.

AMBON — Disdikbud Maluku menggelar Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat provinsi bagi siswa berkebutuhan khusus, Senin. Ajang ini mempertemukan peserta dari Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB), Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB), dan Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB) untuk menguji kemampuan seni sekaligus mencari bibit unggul.

"Ajang ini menjadi wahana aktualisasi untuk mendapatkan prestasi peserta didik sekaligus momentum menemukan anak-anak berbakat atau yang mempunyai potensi talenta di bidang seni," kata Kepala Disdikbud Maluku Sarlota Singerin di Ambon.

SDLB, SMPLB, SMALB Saling Unjuk Bakat

Para peserta menghadapi tantangan tersendiri saat berkarya dan berkompetisi. Meski begitu, festival ini diharapkan menjadi ruang bagi siswa berkebutuhan khusus untuk menunjukkan kapasitasnya di bidang seni.

Pembinaan lewat ajang ini bukan semata mengejar prestasi di atas panggung. Sarlota menjelaskan, kegiatan tersebut juga dirancang untuk memperkuat karakter dan menumbuhkan kepercayaan diri peserta didik berkebutuhan khusus.

Jalur Berjenjang Menuju Tingkat Nasional

Pelaksanaan FLS3N dilakukan secara bertingkat, mulai dari kabupaten/kota hingga provinsi. Peserta terbaik di tingkat provinsi selanjutnya dipersiapkan untuk mewakili Maluku pada ajang nasional.

"Dari lomba ini kami akan mendapatkan peserta yang siap menuju tingkat nasional di bidang seni. Sekarang sudah berada pada tingkat provinsi Maluku dan kami akan menjaring peserta terbaik yang akan mewakili daerah di tingkat nasional," ujarnya.

Komitmen Pendidikan Inklusif

Disdikbud Maluku menjadikan ajang talenta sebagai bagian dari kebijakan pengelolaan pendidikan. Tujuannya, mengembangkan minat, bakat, dan potensi peserta didik sesuai kemampuan masing-masing.

Pemerintah mendorong program pendidikan bagi seluruh peserta didik, termasuk siswa SLB, berjalan terukur, tepat sasaran, efektif, efisien, dan berkelanjutan. Sarlota berharap pembinaan ini berlangsung konsisten agar siswa berkebutuhan khusus di Maluku mendapat kesempatan yang sama untuk berkarya dan menunjukkan prestasi.

Reporter: Fajar
Sumber: ambon.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top