Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menanam 1.000 anakan pohon di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Air Besar, Desa Batumerah, untuk mitigasi bencana hidrometeorologi. Kegiatan yang melibatkan ICMI Ambon, pelajar, mahasiswa, dan masyarakat ini digelar di lima titik sepanjang kawasan sungai. Langkah ini sekaligus menjadi rangkaian menyambut HUT ke-451 Kota Ambon.
AMBON — Upaya menjaga kelestarian sumber daya air dan memitigasi risiko bencana hidrometeorologi di Kota Ambon terus diperkuat. Kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Air Besar di Desa Batumerah menjadi lokasi penanaman 1.000 anakan pohon oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon bersama berbagai elemen masyarakat, Sabtu.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon, Apries Gaspersz, menyatakan kegiatan ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam menjaga fungsi kawasan DAS. Selain itu, penanaman pohon ini juga dimaksudkan untuk menjaga ketersediaan sumber daya air bagi warga.
Jenis tanaman yang dipilih bukan sembarang pohon. Apries merinci, ada sukun, melinjo, matoa, cengkeh, pala, dan mangga yang ditanam di lima titik kawasan DAS Air Besar.
“Jenis tanaman tersebut dipilih karena memiliki perakaran yang kuat untuk membantu menjaga struktur tanah di sekitar kawasan sungai,” kata Apries di Ambon, Sabtu.
Keunggulan lain dari tanaman-tanaman ini adalah nilai ekonominya. Cengkeh, pala, dan mangga misalnya, diharapkan bisa memberikan manfaat tambahan bagi masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan DAS.
Penanaman pohon tidak berhenti pada seremoni. Apries menekankan pentingnya pemeliharaan berkelanjutan agar pohon yang ditanam dapat tumbuh dan memberikan manfaat jangka panjang.
“Kepedulian bersama menjadi kunci utama agar daerah aliran sungai dan hutan di Kota Ambon tetap lestari hingga generasi mendatang,” ujarnya.
Pelibatan pelajar, mahasiswa, dan masyarakat dalam kegiatan ini merupakan bagian dari strategi meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Pemkot Ambon ingin menanamkan kesadaran sejak dini bahwa menjaga DAS adalah tanggung jawab kolektif, bukan hanya tugas pemerintah.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-451 Kota Ambon, menjadikannya momen refleksi atas komitmen kota terhadap keberlanjutan lingkungan.