MALUKU — Operasi katarak gratis ini menyasar masyarakat di Kecamatan Muara Harus, Kelurahan Mabuun, dan Kecamatan Muara Uya. Mereka yang selama ini hidup dengan penglihatan buram tak hanya kehilangan kenyamanan, tetapi juga kesempatan untuk bekerja dan beraktivitas secara optimal. Dengan teknologi operasi modern, diharapkan para penerima manfaat bisa kembali mandiri dan produktif.
Kabar baiknya, program ini tidak menggunakan metode operasi konvensional. PPA dan Adaro menghadirkan teknologi phacoemulsification, sebuah metode operasi katarak yang menggunakan gelombang ultrasonik untuk menghancurkan lensa mata yang keruh. Sayatan yang dihasilkan jauh lebih kecil, prosesnya lebih cepat, dan masa pemulihan pasien pun lebih singkat dibanding metode lama.
Wakil Bupati Tabalong, Habib Muhammad Taufani Alkaf, yang membuka acara di Puskesmas Muara Harus, mengapresiasi langkah kolaboratif ini. "Tahun ini Kabupaten Tabalong mendapat bantuan program operasi katarak gratis untuk 131 mata di Kecamatan Muara Harus, Kelurahan Mabuun, dan Kecamatan Muara Uya. Semoga tahun depan kuota untuk Tabalong dapat bertambah," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (19/8).
Program ini merupakan bagian dari inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR) PT Adaro Indonesia yang digarap bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Tabalong, Yayasan Amanah Bangun Negeri (YABN), PPA, serta sejumlah mitra kerja Adaro lainnya. CSR Department Head Adaro Indonesia, Iwan Ridwan, menegaskan bahwa akses layanan kesehatan adalah fondasi utama agar masyarakat bisa hidup sehat dan produktif.
"Penderita katarak memiliki hak untuk memperoleh akses layanan operasi katarak yang dekat dan mudah sehingga dapat kembali melihat dengan jelas, tetap sehat, dan produktif," tegas Iwan.
Di sisi lain, keterlibatan PPA sebagai mitra kerja Adaro di wilayah operasional Tabalong adalah bentuk nyata sinergi bisnis dan kepedulian sosial. Department Head Produksi PT PPA, Fachrul Latuconsina, menyatakan komitmen perusahaan untuk terus mendukung program yang berdampak langsung bagi warga sekitar area operasional.
"PPA berkomitmen untuk terus mendukung program-program Adaro yang memberikan manfaat langsung dan berkelanjutan bagi masyarakat. Melalui kolaborasi seperti program operasi katarak ini, kami berharap para penerima manfaat dapat kembali beraktivitas, bekerja, dan menjalani kehidupan dengan lebih baik," ujarnya.
Bagi Herman (65), salah satu penerima manfaat asal Tabalong, operasi ini adalah anugerah yang tak ternilai. Selama ini, ia mengaku kesulitan mengakses layanan operasi katarak karena keterbatasan biaya dan jarak. Kini, setelah menjalani tindakan, hidupnya berubah drastis.
"Terima kasih atas operasi katarak gratis ini. Saya sangat bahagia karena sekarang bisa melihat dengan lebih jelas," ungkap Herman dengan penuh syukur.
Ke depannya, kolaborasi antara Adaro, PPA, pemerintah daerah, dan YABN ini diharapkan menjadi model sinergi yang berkelanjutan. Bukan hanya untuk menjawab kebutuhan kesehatan saat ini, tetapi juga membangun fondasi masyarakat Tabalong yang lebih sehat, mandiri, dan sejahtera. Program ini membuktikan bahwa kolaborasi lintas sektor mampu menghadirkan solusi nyata bagi persoalan kesehatan yang selama ini membelenggu produktivitas warga.