NAMLEA — Tiga kategori sekaligus berhasil diraih SMA Negeri 1 Buru dalam ajang Festival Film Pelajar Maluku. Film pendek garapan para siswa tersebut menyabet Christian Huwaa Award untuk Film Fiksi Pendek Terbaik, Mathilda Award untuk Film Pendek Favorit, serta J. Leimena Award untuk Sutradara Terbaik.
Kemenangan ini menjadi pencapaian signifikan bagi sekolah yang berlokasi di Kabupaten Buru tersebut. Pasalnya, seluruh proses produksi film, mulai dari penulisan naskah, pengambilan gambar, hingga penyutradaraan, dilakukan secara mandiri oleh siswa-siswi.
Film yang membawa pulang tiga piala ini mengangkat tema perjuangan menempuh pendidikan. Semangat juang, kerja keras, dan pengorbanan menjadi pesan utama yang coba disampaikan kepada penonton.
Tema tersebut dinilai berhasil memikat hati para juri dan penonton. Alur cerita yang dekat dengan kehidupan pelajar menjadi kekuatan tersendiri bagi film produksi SMA Negeri 1 Buru ini.
Pihak sekolah menyampaikan rasa bangga atas raihan ini. Prestasi tersebut dinilai bukan hanya milik sekolah, tetapi juga menjadi kebanggaan bagi seluruh pelajar di Maluku.
"Ini bukan hanya kemenangan untuk sekolah, tapi untuk seluruh pelajar Maluku. Semoga karya ini bisa menginspirasi anak-anak lain untuk terus berkarya dan berkontribusi," ujar perwakilan tim.
Festival Film Pelajar Maluku sendiri merupakan wadah bagi pelajar untuk menyalurkan kreativitas melalui karya audiovisual. Ajang ini juga menjadi ruang bagi pelajar untuk menyampaikan isu-isu sosial yang dekat dengan kehidupan mereka.
Dengan raihan tiga piala ini, SMA Negeri 1 Buru membuktikan bahwa kerja keras dan konsistensi dalam berkarya mampu menghasilkan prestasi. "Keringat" yang dicurahkan selama proses produksi film kini berhasil "disuling" menjadi "gelar" kebanggaan. Prestasi ini diharapkan menjadi pemicu bagi sekolah-sekolah lain di Maluku untuk aktif mengembangkan bakat seni siswanya.