MALUKU — Bhayangkara Presisi Lampung FC mengumumkan perekrutan kiper berusia 25 tahun tersebut melalui media sosial klub. Dalam pernyataan resminya, klub menyebut Fahri sebagai "salah satu tembok terakhir" yang akan memperkuat lini pertahanan.
"Please Welcome @m.fahri717. Kiper asal Aceh yang sudah mengenyam pengalaman di sepak bola Tanah Air, kini menjadi salah satu tembok terakhir The Guardians of Saburai," tulis akun resmi klub.
Selama dipercaya tampil bersama PSS Sleman di kompetisi lalu, Muhammad Fahri mencatatkan 977 menit bermain dari 11 pertandingan. Ia berhasil menorehkan empat laga tanpa kebobolan alias clean sheet. Catatan itu membuktikan ketenangan dan kualitasnya di bawah mistar.
Kedatangan Fahri diharapkan menjadi suntikan kekuatan bagi Bhayangkara yang tengah bersiap menghadapi persaingan ketat musim depan. Klub yang bermarkas di Bandar Lampung itu terus bergerak memperkuat skuad.
Muhammad Fahri menyambut kepindahan ini dengan penuh syukur. Dalam pernyataan yang dikutip dari rilis klub, ia mengatakan:
"Alhamdulillah, saya sangat bersyukur dan bangga bisa menjadi bagian dari keluarga Bhayangkara Presisi Lampung FC. Terima kasih kepada manajemen dan jajaran pelatih atas kepercayaan ini. Saya siap bekerja keras, memberikan kemampuan terbaik, dan berjuang bersama rekan-rekan demi meraih target tim di musim ini," ujar Fahri.
Dengan pengalaman di level kompetisi nasional, Fahri diyakini mampu bersaing memperebutkan posisi kiper utama. Kompetisi musim 2026/27 masih beberapa waktu lagi, namun persiapan tim asuhan pelatih Bhayangkara sudah dimulai. Fahri menjadi salah satu dari sejumlah rekrutan anyar yang diumumkan klub.
Bhayangkara Presisi Lampung FC dikenal sebagai klub yang kerap mendatangkan pemain berpengalaman untuk memperkuat skuad. Langkah ini menunjukkan ambisi mereka untuk tampil kompetitif di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.