AMBON — PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) menjadwalkan kapal KM Tidar melayani rute Bau-Bau menuju Surabaya pada dua hari berturut-turut, yakni 24 dan 25 Juli 2026. Tarif yang dibanderol untuk sekali perjalanan mencapai Rp 450.500 per orang.
Jadwal ini diumumkan melalui kanal resmi Pelni dan dikutip oleh Tribunambon.com. Keberangkatan dari Pelabuhan Murhum, Bau-Bau, dijadwalkan pada pukul 08.00 WITA untuk tanggal 24 Juli, dan pukul 07.00 WITA untuk tanggal 25 Juli 2026.
KM Tidar merupakan kapal penumpang kelas ekonomi yang melayani trayek antar-pulau di kawasan timur Indonesia. Setelah dari Bau-Bau, kapal akan melanjutkan perjalanan ke sejumlah pelabuhan sebelum tiba di Tanjung Perak, Surabaya.
Durasi tempuh dari Bau-Bau ke Surabaya diperkirakan mencapai 3 hingga 4 hari, tergantung kondisi cuaca dan jumlah singgah di pelabuhan antara. Penumpang diimbau menyiapkan bekal dan perlengkapan pribadi secukupnya selama berada di atas kapal.
Tiket KM Tidar untuk rute ini sudah bisa dipesan melalui aplikasi Pelni, situs resmi, atau langsung di loket pelabuhan. Calon penumpang wajib membawa kartu identitas asli (KTP/SIM/Paspor) dan menunjukkan tiket cetak atau digital saat boarding.
Bagi warga Maluku yang hendak ke Surabaya untuk keperluan kerja, studi, atau kunjungan keluarga, jadwal ini bisa menjadi alternatif selain penerbangan. Harga tiket kapal yang lebih terjangkau menjadi pertimbangan utama, meskipun waktu tempuh lebih panjang.
Penumpang disarankan tiba di pelabuhan minimal 2 jam sebelum jadwal keberangkatan untuk proses check-in dan pemeriksaan barang bawaan. Obat mabuk laut, makanan ringan, serta air minum sebaiknya dibawa sendiri karena fasilitas kantin di kapal terbatas.
Informasi jadwal dan tarif dapat berubah sewaktu-waktu. Pemudik disarankan memantau akun media sosial resmi Pelni atau menghubungi call center 162 untuk konfirmasi terkini sebelum membeli tiket.