FPIK Unpatti Genap 44 Tahun, Dekan Sebut Inovasi dan Kolaborasi Jadi Kunci Saing di Level Global

Penulis: Fajar  •  Senin, 20 Juli 2026 | 10:57:01 WIB
Dekan FPIK Unpatti, Prof. Dr. Yoisye Lopulalan, menyampaikan target fakultas unggul dan berdaya saing global pada 2029 dalam perayaan Dies Natalis ke-44.

AMBON — FPIK Unpatti menargetkan diri sebagai fakultas unggul dan berdaya saing global pada 2029. Target itu disampaikan Dekan FPIK, Prof. Dr. Yoisye Lopulalan, di tengah perayaan Dies Natalis ke-44 yang berlangsung hingga 7 September 2026.

Refleksi 44 Tahun: Bukan Sekadar Seremoni Tahunan

Menurut Prof. Yoisye, momentum ini bukan sekadar perayaan. “Dies Natalis adalah momentum refleksi untuk mengevaluasi capaian sekaligus memperkuat komitmen dalam mewujudkan visi dan misi fakultas,” ujarnya dalam rilis yang diterima Tribun Maluku, Minggu (19/7/2026).

Ia menegaskan, keberhasilan sebuah fakultas tidak diukur dari pembangunan fisik atau jumlah lulusan semata. “Tetapi dari sejauh mana inovasi, riset, dan pengabdian mampu menjawab persoalan masyarakat pesisir serta mendukung pengelolaan sumber daya kelautan yang berkelanjutan,” katanya.

Makna Filosofis Angka 44: Keberlanjutan dan Harapan Baru

Wakil Rektor Bidang Keuangan dan Umum Unpatti, Prof. Dr. Pieter Kakisina, mengajak sivitas akademika mensyukuri perjalanan panjang fakultas. Ia menjelaskan, angka 44 jika dijumlahkan menghasilkan angka delapan yang melambangkan keberlanjutan, kemajuan, dan harapan.

“Empat puluh empat tahun merupakan perjalanan yang panjang. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan tetap bertahan, berkembang, dan menjadi salah satu kekuatan dalam mendukung kemajuan Universitas Pattimura,” ujar Prof. Kakisina.

Jejaring Alumni Jadi Modal Strategis Menuju Globalisasi

Salah satu program unggulan dalam rangkaian dies kali ini adalah “Rumah Tua Perikanan Panggil Pulang”. Kegiatan itu dirancang untuk mempererat hubungan seluruh alumni FPIK, baik di Maluku, daerah lain di Indonesia, maupun luar negeri.

Prof. Kakisina menilai jejaring alumni merupakan modal strategis. “Alumni bisa memperkuat kolaborasi, meningkatkan mutu pendidikan, serta memperluas kontribusi FPIK terhadap pembangunan sektor kelautan dan perikanan,” katanya.

Rangkaian Kegiatan Hingga September 2026

Berbagai agenda telah disiapkan panitia hingga 7 September 2026. Mulai dari field trip dan studi ke desa binaan, FPIK Goes to School, lomba, pameran dan Expo FPIK, hingga penyusunan Naskah Akademik Kebangkitan FPIK.

Seluruh rangkaian itu, menurut Prof. Yoisye, bagian dari upaya memperkuat kontribusi fakultas bagi pembangunan kelautan dan perikanan di Maluku. FPIK juga terus memperkuat kualitas pendidikan, produktivitas penelitian, serta memperluas kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan.

Reporter: Fajar
Sumber: tribun-maluku.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top