Pemkab Maluku Tenggara Dorong Rumput Laut Jadi Komoditas Unggulan: Ini Tiga Program Prioritas Dinas Perikanan

Penulis: Saiful  •  Minggu, 19 Juli 2026 | 17:04:31 WIB
Rumput laut menjadi komoditas unggulan baru di Kabupaten Maluku Tenggara karena memiliki nilai ekonomi tinggi.

Langgur — Sektor perikanan masih menjadi tulang punggung ekonomi warga Kabupaten Maluku Tenggara. Wilayah yang didominasi lautan membuka peluang besar, baik untuk perikanan tangkap maupun budidaya. Pemerintah daerah pun terus menggelontorkan program yang menyasar langsung nelayan dan pembudidaya.

Rumput Laut: Primadona Baru Ekonomi Pesisir

Dari sekian banyak potensi, rumput laut kini menjadi sorotan utama. Ruslan A.G. Ingratubun mengungkapkan komoditas ini memiliki nilai ekonomi tinggi dan prospek pasar yang cerah.

“Perlu kita ketahui, komoditas unggulan Maluku Tenggara saat ini adalah rumput laut karena memiliki nilai ekonomi tinggi,” tutur Ingratubun dalam dialog yang disiarkan RRI Tual.

Tiga Program Prioritas untuk Nelayan

Dinas Perikanan setempat menjalankan tiga program prioritas untuk memperkuat sektor kelautan. Pertama, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) bagi nelayan dan pembudidaya. Kedua, pendampingan intensif terhadap kelompok nelayan agar usaha mereka lebih terarah dan produktif. Ketiga, penyediaan sarana dan prasarana pendukung yang memadai.

Seluruh program ini dirancang agar potensi laut yang melimpah tak hanya menjadi angka statistik, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat pesisir.

Kolaborasi dengan Politeknik Perikanan

Untuk memastikan program berjalan efektif, Pemkab Maluku Tenggara menggandeng Politeknik Perikanan Negeri Maluku Tenggara. Kerja sama ini diharapkan mampu mendatangkan riset terbaru, pengembangan teknologi tepat guna, serta peningkatan kompetensi SDM di bidang perikanan.

Langkah ini menjadi bukti bahwa pemerintah tak bekerja sendiri. Sinergi dengan institusi pendidikan menjadi kunci agar sektor perikanan di Maluku Tenggara bisa naik kelas dan berdaya saing.

Reporter: Saiful
Sumber: rri.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top