Pemerintah Siapkan 12.000 Tenaga Kerja Lokal untuk Proyek LNG Masela, Beasiswa Migas di Cepu Jadi Tiket Masuk

Penulis: Saiful  •  Jumat, 17 Juli 2026 | 11:50:28 WIB
Pemerintah memproyeksikan proyek LNG Abadi Masela di Maluku akan menyerap 12.000 tenaga kerja langsung selama masa konstruksi.

MALUKU — Proyek raksasa LNG Abadi Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar diproyeksikan menyerap sekitar 12.000 tenaga kerja langsung selama masa konstruksi. Angka itu belum termasuk efek berganda yang diperkirakan mencapai tiga kali lipat, atau sekitar 36.000 lapangan kerja tambahan. Saat fase operasi nanti, proyek ini juga bakal membutuhkan hingga 1.000 tenaga kerja tetap.

Beasiswa Migas untuk Putra Daerah

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa pemerintah pusat dan pemerintah daerah telah bersepakat untuk mempersiapkan sumber daya manusia lokal sejak dini. "Sebagian anak (daerah) sudah dikirim untuk sekolah di Cepu, di Akademi Migas milik (Kementerian) ESDM (Politeknik Energi dan Mineral Akamigas). Dan mereka semuanya akan kita serap untuk bekerja di proyek Blok Masela," kata Bahlil saat groundbreaking PSN LNG Abadi Masela, Kamis (16/7/2026).

Langkah ini diambil agar warga Tanimbar tidak hanya menjadi penonton di tanah kelahirannya sendiri. Pemerintah menegaskan akan memprioritaskan tenaga profesional dari tier satu dan tier dua yang berasal dari daerah setempat. "Jangan sampai anak-anak daerah di sini menganggap investasi masuk, tapi tidak memprioritaskan mereka," ujar Bahlil.

Pengusaha Lokal Jadi Prioritas, KKN Dilarang Keras

Tak hanya tenaga kerja, pengusaha lokal juga akan diutamakan untuk menyokong rantai pasok pembangunan Blok Masela. Bahlil menegaskan instruksi Presiden Prabowo Subianto agar pelaku usaha setempat mendapat porsi yang adil dalam proyek bernilai triliunan rupiah ini.

Namun, ia memberikan peringatan keras kepada pemerintah daerah, terutama gubernur dan bupati, untuk tidak bermain praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). Bahlil mendorong aparat penegak hukum untuk mengawal proyek strategis nasional ini dengan ketat. "Rakyat adalah bagian terpenting dari aset negara ini. Karena tujuan pembangunan kita adalah bagaimana mendorong mereka bisa sejahtera," tegasnya.

Proyek LNG Abadi Masela sendiri merupakan salah satu PSN terbesar di Indonesia timur. Keberhasilannya tidak hanya diukur dari volume produksi gas, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang kembali ke masyarakat sekitar.

Reporter: Saiful
Sumber: akurat.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top