AMBON — Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, mengumumkan langsung keputusan tersebut dalam konferensi pers di Ruang Rapat Vlissingen, Balai Kota Ambon. Hadir mendampingi, Wakil Wali Kota Ely Toisutta, Plt Sekda Robert Sapulette, serta jajaran kepala dinas terkait.
Wattimena menjelaskan, proses seleksi terbuka telah berjalan sesuai ketentuan, mulai dari seleksi administrasi, penilaian oleh Panitia Seleksi (Pansel), hingga tahap assessment yang digelar bersama asesor Kemendagri. Dari puluhan pendaftar awal, tiga nama dinyatakan memenuhi syarat dan direkomendasikan ke Wali Kota.
Ketiganya adalah Apris Gaspersz, Steven Dominggus, dan Robert Sapulette. “Ketiga kandidat merupakan aparatur sipil negara yang memiliki kapasitas dan kompetensi untuk menduduki jabatan Sekda Kota Ambon,” ujar Wattimena dalam konferensi pers.
Wali Kota menegaskan bahwa pemilihan akhir didasarkan pada kombinasi kompetensi dan integritas. Meski tidak merinci detail nilai masing-masing kandidat, Wattimena menyebut hasil assessment dari Kemendagri menjadi salah satu pertimbangan utama. Robert Sapulette sebelumnya menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Sekda, sehingga proses transisi diharapkan berjalan mulus.
Penetapan ini sekaligus mengakhiri masa lowong jabatan Sekda definitif yang sempat diisi oleh pejabat sementara selama beberapa bulan terakhir.
Dengan ditetapkannya Sekda definitif, Pemkot Ambon diharapkan dapat mempercepat berbagai program prioritas daerah. Wattimena menginstruksikan jajaran untuk segera melakukan konsolidasi internal dan memastikan roda pemerintahan berjalan optimal.
Belum ada pernyataan resmi dari Robert Sapulette terkait program 100 hari kerjanya. Namun, sumber di lingkungan Pemkot menyebutkan bahwa penyelesaian regulasi daerah dan percepatan penyerapan anggaran akan menjadi fokus awal.