AMBON — Kepala SD Kristen Nania, Pdt. Ficca Rumahruson, M.Si, mengatakan program ini menjadi bagian dari visi baru sekolah: mewujudkan generasi berkarakter unggul, kreatif, berbudaya, dan berwawasan global. Visi itu diterjemahkan ke dalam sejumlah program strategis, termasuk literasi Alkitab, Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, budaya sekolah aman dan nyaman (BESAN), serta penguatan bahasa Inggris lewat Komunitas Bahasa Basudara.
“Program-program ini bukan sekadar slogan, tetapi menjadi langkah nyata untuk membentuk karakter, keterampilan abad ke-21, serta memperkuat kolaborasi antara sekolah dan orang tua,” ujar Ficca dalam acara yang digelar di sekolah tersebut, Kamis (16/7).
Ketua Yayasan Pohon Sagu, Imanuel Lawalata, menjelaskan bahwa filosofi “Pohon Sagu” menjadi dasar gerakan yayasan. Menurutnya, pendidikan karakter harus dimulai dari akar yang kuat agar anak-anak tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki empati, kepedulian, dan keberanian berbuat baik.
“Program Child Community Hero dirancang untuk membangun karakter kepemimpinan, kepedulian sosial, dan keterampilan hidup anak sejak usia dini,” kata Imanuel.
Dalam sambutannya, Wali Kota Ambon Bodewin M. Wattimena mengapresiasi kolaborasi yang dibangun SD Kristen Nania bersama Yayasan Pohon Sagu. Ia menegaskan bahwa di tengah gempuran teknologi dan AI, anak-anak tidak cukup hanya memiliki kecerdasan intelektual.
“Mereka juga harus dibekali kecerdasan emosional, mental yang kuat, serta lingkungan belajar yang bebas dari kekerasan dan perundungan,” ujar Wattimena. Ia menambahkan, pendidikan karakter harus dimulai sejak dini agar anak-anak tumbuh menjadi generasi yang memiliki empati, jiwa kepemimpinan, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.
Ketua Cabang YPPK dr. Jakob Bernadus Sitanala menilai kemajuan sekolah tidak terlepas dari kerja sama kepala sekolah, guru, yayasan, mitra pendidikan, serta dukungan penuh orang tua. Menurutnya, SD Kristen Nania juga menjadi ruang penting untuk menanamkan nilai toleransi karena peserta didik berasal dari berbagai latar belakang agama.
Peluncuran program Child Community Hero dihadiri pimpinan OPD, Ketua Klasis Pulau Ambon Utara, Ketua Majelis Jemaat GPM Nania, komunitas sekolah, serta perwakilan orang tua dan siswa. SD Kristen Nania berharap program ini mampu melahirkan peserta didik yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan siap menjadi generasi masa depan yang membanggakan bagi Kota Ambon.