PT TES Gandeng ITPLN Kembangkan Pelabuhan Hijau, Targetkan Elektrifikasi dan Energi Bersih

Penulis: Saiful  •  Selasa, 14 Juli 2026 | 09:45:01 WIB
Penandatanganan nota kesepahaman antara PT TES dan ITPLN di Maluku, mencakup kerja sama di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan energi bersih.

MALUKU — Nota kesepahaman antara PT TES dan ITPLN mencakup berbagai bidang, mulai dari pendidikan, penelitian, hingga pemanfaatan sumber daya bersama. Rektor ITPLN, Prof Iwa Garniwa, mengatakan kerja sama ini merupakan bagian dari strategi kampus untuk memposisikan diri sebagai perguruan tinggi yang fokus pada transisi energi.

“Kami memposisikan ITPLN sebagai kampus transisi energi. Indonesia membutuhkan SDM yang mampu menjawab tantangan perubahan sektor energi,” ujar Prof Iwa dalam keterangan resminya.

Untuk memastikan lulusannya siap terjun ke industri, ITPLN menerapkan sistem pembelajaran 4-4-2. Sebanyak 40 persen materi berupa teori, 40 persen berbasis studi kasus dan proyek, serta 20 persen melalui kuliah tamu dari praktisi nasional dan internasional.

Proyek Nyata: Dari PLTS hingga Elektrifikasi Pelabuhan

Kerja sama ini tidak hanya berhenti di ruang kelas. Kedua pihak akan berkolaborasi dalam sejumlah proyek strategis. Di antaranya adalah pengembangan PLTS di KEK Kendal, program green port melalui elektrifikasi Rubber Tyred Gantry (RTG) dan hydrogen trucking, serta kajian peningkatan kapasitas PLTS di Pelabuhan Samudera Palaran.

Direktur Utama PT TES, Dhany Yudha Bintang Perdana, mengungkapkan perusahaannya tengah fokus pada transformasi bisnis di sektor energi. Dengan jaringan operasional di 40 kota di Indonesia, PT TES saat ini menggarap elektrifikasi Pelabuhan Patimban bersama mitra dari Jepang dan Prancis, serta elektrifikasi pelabuhan di Samarinda.

“Kami ingin menjadi perusahaan swasta yang berada di garis depan dalam pengembangan energi berkelanjutan. Karena itu kami membutuhkan dukungan dunia akademik untuk menghadirkan inovasi, riset, dan SDM unggul,” kata Dhany.

Menghubungkan Riset dengan Kebutuhan Industri

Wakil Rektor IV ITPLN, Ahsin Sidqi, menambahkan bahwa kemitraan ini sebenarnya merupakan kelanjutan dari kolaborasi yang telah berjalan sebelumnya. Menurutnya, pengalaman PT TES di berbagai proyek energi akan menjadi nilai tambah bagi mahasiswa dan dosen dalam mengembangkan riset yang aplikatif.

“Kami ingin jejaring ini menjadi penghubung antara kampus dan industri sehingga berbagai inovasi transisi energi dapat dieksekusi secara nyata,” ujar Ahsin.

Melalui kolaborasi ini, ITPLN dan PT TES berharap dapat mempercepat lahirnya inovasi teknologi serta mendukung percepatan transisi energi nasional. Langkah ini dinilai krusial mengingat Indonesia tengah mengejar target bauran energi baru terbarukan yang lebih besar di tengah tekanan global untuk mengurangi emisi karbon.

Reporter: Saiful
Sumber: dunia-energi.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top