Maluku: Maya Baby Lewerissa Serahkan 4 Rumah Layak Huni di Salahutu

Penulis: Redaksi  •  Jumat, 01 Mei 2026 | 05:05:05 WIB
Maya Baby Lewerissa menyerahkan simbolis empat rumah layak huni di Desa Waai dan Tulehu, Maluku Tengah.

Ketua TP-PKK Maluku Maya Baby Lewerissa menyerahkan secara simbolis empat unit rumah bantuan stimulan perumahan swadaya kepada warga Desa Waai dan Tulehu. Penyerahan bantuan ini bertepatan dengan peringatan Hari Posyandu Nasional 2026 sebagai wujud pemenuhan standar pelayanan minimal sektor perumahan di Maluku Tengah.

AMBON — Ketua Tim Penggerak PKK (TP-PKK) Provinsi Maluku, Maya Baby Lewerissa, menyerahkan secara simbolis bantuan rumah Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) kepada warga di Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah. Penyerahan ini dilakukan di Desa Waai pada Rabu (29/04/2026) dalam rangkaian peringatan Hari Posyandu Nasional Tahun 2026.

Bantuan tersebut menyasar empat kepala keluarga, yang terdiri dari dua warga Desa Waai dan dua warga Desa Tulehu. Rumah-rumah yang diserahkan merupakan hasil pengerjaan Tahun Anggaran 2025 yang kini telah siap huni. Langkah ini menjadi bukti konkret sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dalam mengentaskan masalah hunian tidak layak di wilayah Maluku.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Maluku Pither Pakabu, Plt. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Maluku Yahya Kotta, serta jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Kehadiran para pejabat ini menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam penyediaan infrastruktur dasar bagi masyarakat pedesaan.

Transformasi Posyandu Maluku Melalui Enam Standar Pelayanan Minimal

Peringatan Hari Posyandu Nasional tahun ini mengusung semangat transformasi besar. Posyandu di Maluku kini tidak lagi sekadar menjadi tempat penimbangan balita atau pemeriksaan ibu hamil. Lembaga ini telah berkembang menjadi pusat pelayanan dasar terintegrasi yang menyentuh berbagai aspek kehidupan warga di tingkat desa.

Maya Baby Lewerissa menjelaskan bahwa Posyandu saat ini menjalankan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM). Enam standar tersebut meliputi bidang kesehatan, pendidikan, sosial, pekerjaan umum, serta ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat (Trantibum Linmas). Sektor terakhir yang kini menjadi fokus utama adalah SPM Perumahan dan Kawasan Permukiman.

Integrasi SPM Perumahan ke dalam layanan Posyandu bertujuan untuk memastikan setiap keluarga memiliki akses terhadap hunian yang sehat. Pemerintah memandang bahwa kualitas bangunan rumah berkorelasi langsung dengan derajat kesehatan penghuninya. Oleh karena itu, bantuan BSPS menjadi instrumen penting dalam mendukung keberhasilan program kesehatan masyarakat secara menyeluruh.

Komitmen Pemenuhan Hunian Layak bagi Warga Waai dan Tulehu

Penyerahan bantuan rumah ini merupakan realisasi dari komitmen pemerintah dalam mendukung penyediaan rumah layak huni. Program BSPS sendiri mengedepankan prinsip swadaya, di mana pemerintah memberikan stimulan agar masyarakat mampu membangun atau memperbaiki rumah mereka secara mandiri dengan standar teknis yang benar.

Ketua TP-PKK Maluku menegaskan bahwa rumah yang layak adalah fondasi utama bagi terciptanya keluarga yang sehat, produktif, dan sejahtera. Tanpa hunian yang aman dan nyaman, upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di Maluku akan menghadapi tantangan berat. Langkah strategis ini diharapkan mampu menurunkan angka kemiskinan ekstrem melalui perbaikan kualitas lingkungan permukiman.

Kegiatan di Desa Waai ini juga diisi dengan agenda Pekan Posyandu yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat dan anak-anak. Momentum ini dimanfaatkan untuk mengedukasi warga mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan rumah sebagai bagian dari pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

Pesan Maya Baby Lewerissa Terkait Pemanfaatan Bantuan Rumah

Dalam sambutannya, Maya Baby Lewerissa menyampaikan apresiasi kepada BP3KP Maluku yang telah menyelesaikan pembangunan fisik rumah tersebut tepat waktu. Ia berharap bantuan ini tidak hanya dipandang sebagai pemberian fisik semata, tetapi sebagai motivasi bagi warga untuk meningkatkan taraf hidup mereka ke depan.

“Saya berharap, bantuan rumah layak huni yang diberikan oleh Pemerintah melalui BP3KP Maluku dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat penerima serta menjadi motivasi untuk terus menjaga lingkungan permukiman yang sehat, aman, dan nyaman,” ucap Maya Baby.

Pemerintah Provinsi Maluku berkomitmen untuk terus memantau perkembangan pemenuhan SPM di seluruh kabupaten/kota. Ke depan, program serupa akan terus didorong agar menjangkau lebih banyak desa di wilayah pelosok. Fokus utamanya tetap pada sinergi antara pembangunan infrastruktur perumahan dan penguatan layanan kesehatan di tingkat akar rumput melalui optimalisasi peran Posyandu.

Reporter: Redaksi
Back to top