JAKARTA - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memberikan perhatian khusus pada peran alumni Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) sebagai kekuatan strategis dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berpihak pada masyarakat.
Sekretaris Daerah Sulsel, Jufri Rahman, menggarisbawahi kontribusi besar para alumni Bappeda yang telah membantu proses pembangunan Sulsel selama ini dan menilai keberadaan mereka sangat penting untuk masa depan.
Menurut Jufri, alumni Bappeda merupakan kumpulan sumber daya pengetahuan dan pengalaman yang kaya di bidang perencanaan pembangunan.
Organisasi Ikatan Kekeluargaan Alumni Bappeda (IKABA) dipandang sebagai wadah strategis untuk menyatukan potensi tersebut, sekaligus menjadi mitra aktif pemerintah dalam mengawal kebijakan yang mendorong kemajuan Sulsel secara inklusif dan berkelanjutan.
IKABA Sebagai Wadah Silaturahmi dan Sumber Inspirasi
IKABA tidak sekadar organisasi biasa. Jufri Rahman, yang juga menjabat sebagai Ketua Pembina IKABA Sulsel, berharap organisasi ini mampu menjadi simpul yang mempersatukan alumni Bappeda, baik yang sudah purnabakti maupun yang masih aktif. Ia menekankan pentingnya menjaga silaturahmi di antara anggota agar semangat kebersamaan dan kolaborasi terus hidup.
“Melalui IKABA, kita ingin membangun kekuatan kolektif yang tidak hanya menjadi mitra pemerintah, tetapi juga berfungsi sebagai motor penggerak dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berpihak kepada masyarakat,” ujar Jufri dalam keterangannya.
Dengan semangat kekeluargaan dan profesionalisme, IKABA diharapkan mampu memberikan kontribusi yang lebih terarah dan efektif.
Musyawarah dan Pemilihan Kepengurusan Baru IKABA
Sebagai bagian dari upaya memperkuat peran IKABA, organisasi ini baru saja menggelar musyawarah dan rapat umum anggota. Salah satu agenda utama dalam pertemuan tersebut adalah pemilihan Ketua dan Sekretaris IKABA Sulsel periode 2026-2029.
Ketua IKABA Sulsel, Saleh Radjab, menyampaikan harapannya agar proses musyawarah dan pemilihan dapat berjalan lancar dan menghasilkan keputusan terbaik demi kemajuan organisasi.
“Kami berharap kepengurusan baru dapat membawa IKABA menjadi lebih dinamis dan berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah,” ujar Saleh.
Pemilihan pengurus baru ini juga diharapkan dapat menyegarkan semangat dan ide-ide inovatif yang dibutuhkan untuk menghadapi tantangan pembangunan di masa depan.
Kontribusi Alumni Bappeda dalam Kebijakan Pembangunan
Para alumni Bappeda yang tergabung dalam IKABA membawa serta pengalaman dan wawasan perencanaan pembangunan yang berharga bagi Sulawesi Selatan. Melalui jaringan ini, para alumni dapat berkolaborasi dalam memberikan masukan strategis serta mengawal pelaksanaan kebijakan pembangunan yang telah dirumuskan.
Jufri Rahman menegaskan pentingnya keterlibatan alumni sebagai mitra aktif pemerintah yang membantu memastikan bahwa setiap program dan proyek pembangunan berjalan sesuai tujuan, memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat luas. Hal ini juga memperkuat akuntabilitas dan transparansi dalam proses pembangunan daerah.
Peran alumni yang tersebar di berbagai posisi strategis di pemerintahan maupun lembaga lain menjadikan IKABA sebagai kekuatan penting dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Membangun Sinergi antara Pemerintah dan Alumni
Sinergi antara Pemprov Sulsel dan IKABA menjadi fondasi utama bagi percepatan pembangunan di daerah tersebut. Dengan memanfaatkan jejaring alumni yang luas, pemerintah dapat memperoleh dukungan berupa pemikiran konstruktif, rekomendasi berbasis data, dan solusi atas berbagai permasalahan pembangunan.
Sebaliknya, alumni yang tergabung dalam IKABA juga mendapatkan ruang untuk berkontribusi secara lebih nyata dalam proses pengambilan keputusan dan pelaksanaan kebijakan. Hal ini menciptakan hubungan timbal balik yang sehat dan produktif, sehingga pembangunan daerah dapat berjalan lebih optimal.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan Sulsel dapat mencapai target-target pembangunan yang telah ditetapkan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.
Menjaga Semangat Kekeluargaan dan Profesionalisme
Selain aspek teknis dan strategis, IKABA juga menempatkan pentingnya menjaga nilai kekeluargaan antaranggota sebagai pilar organisasi.
Silaturahmi yang terjalin antar alumni tidak hanya mempererat hubungan personal tetapi juga memperkuat jaringan profesional yang dapat mendukung berbagai program pembangunan.
Ketua Pembina IKABA Sulsel, Jufri Rahman, menyatakan, “IKABA adalah wadah untuk menjaga silaturahmi bersama sekaligus menjadi tempat bertukar ide dan pengalaman demi kemajuan daerah.”
Semangat kekeluargaan ini menjadi modal sosial yang sangat berharga dalam menghadapi dinamika dan tantangan pembangunan.
Profesionalisme dalam bekerja dan komitmen tinggi terhadap misi pembangunan akan menjadi landasan agar alumni dapat berkontribusi secara optimal dalam mewujudkan Sulsel yang lebih maju.
Tantangan dan Peluang Pembangunan Sulawesi Selatan
Sulawesi Selatan sebagai salah satu provinsi strategis di Indonesia memiliki berbagai potensi dan tantangan pembangunan. Peran Bappeda dan alumni yang berpengalaman menjadi sangat penting dalam merumuskan dan mengawal kebijakan yang tepat sasaran.
Tantangan seperti kesenjangan pembangunan antar wilayah, kebutuhan infrastruktur, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia memerlukan perhatian serius dari semua pihak, terutama mereka yang memiliki keahlian dalam perencanaan pembangunan.
IKABA sebagai kumpulan alumni Bappeda berperan sebagai pusat pemikiran dan solusi yang diharapkan dapat menjawab berbagai permasalahan tersebut dan membuka peluang baru bagi kemajuan Sulsel.
Harapan terhadap Kepengurusan IKABA Periode Baru
Dengan terpilihnya kepengurusan baru IKABA Sulsel untuk periode 2026-2029, harapan besar disematkan pada kepengurusan tersebut untuk membawa organisasi ke level yang lebih tinggi. Inovasi, transparansi, dan kerja keras menjadi kata kunci keberhasilan kepengurusan baru.
Ketua IKABA Sulsel, Saleh Radjab, menegaskan komitmen organisasi untuk terus berperan aktif mendukung pemerintah dan anggota dalam membangun daerah. “Kita ingin IKABA menjadi motor penggerak yang mampu berkontribusi nyata dalam kemajuan Sulsel,” ujarnya.
Kepengurusan baru diharapkan dapat memperkuat jaringan alumni dan membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dengan berbagai pihak.
Alumni Bappeda sebagai Pilar Pembangunan Sulsel
Pemprov Sulsel menaruh perhatian khusus pada peran strategis alumni Bappeda sebagai kekuatan pendorong pembangunan daerah. Melalui IKABA, para alumni dapat bersinergi, menjaga silaturahmi, serta berkontribusi secara maksimal dalam pengawalan kebijakan pembangunan yang berkelanjutan dan berpihak pada masyarakat.
Musyawarah dan pemilihan pengurus baru IKABA menjadi momentum penting untuk memperkuat organisasi dan mengoptimalkan peran alumni dalam menghadapi tantangan pembangunan Sulsel. Dengan dukungan penuh pemerintah, alumni Bappeda diharapkan menjadi mitra strategis yang mampu membawa Sulawesi Selatan menuju kemajuan yang lebih signifikan.